Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jelang KTT ASEAN, Menkominfo Budi Arie Bawa Isu Data Pribadi
    Insight News

    Jelang KTT ASEAN, Menkominfo Budi Arie Bawa Isu Data Pribadi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Agustus 2023Updated:31 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mendukung pembahasan Model Contractual Clauses for Cross Border Data Flows dalam gelaran ASEAN tahun ini. Hal tersebut dalam rangka mendukung implementasi UU Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) dengan kondisi tata kelola yang ada di tingkat global.

    “Kami berupaya untuk menyertakan nilai-nilai tersebut yang tecermin dalam UU PDP (Undang Undang Pelindungan Data Pribadi) agar dapat ‘hidup’ dalam tata kelola data global,” jelas Budi dikutip dari laman resmi Kominfo, Rabu (30/8/2023).

    Budi mengakui ada sejumlah legislasi soal pelindungan data serta privasi di berbagai negara. Namun, sifat teknologi internet yang bisa lintas batas harus dibarengi dengan pengaturan di tingkat global.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Untuk itu, perlu diciptakan konvergensi kebijakan. Saat ini, peraturan pelindungan data pribadi di tingkat global masih berbasis organisasi. Misalnya APEC CBPR atau Asia-Pacific Economic Cooperation Cross-Border Privacy Rules dan EU GDPR (European Union General Data Protection Regulation).

    GDPR yang diluncurkan di wilayah Uni Eropa disebut paling relevan untuk kebutuhan saat ini. Bahkan, Budi mengatakan aturan tersebut jadi rujukan juga untuk Indonesia.

    “Karena ketentuannya yang dianggap relevan dengan kebutuhan pengaturan pelindungan data pribadi saat ini, ketentuan EU GDPR pun banyak dirujuk oleh berbagai negara, termasuk di Indonesia,” kata dia.

    Sementara itu, Budi mengatakan pihaknya terus mendorong pembahasan isu pelindungan data pribadi di berbagai forum. Salah satunya dalam Presidensi G20 Indonesia yang diadakan tahun lalu.

    “Kami mendorong diskusi terkait kesepahaman bersama mengenai nilai-nilai arus data lintas batas agar mengakomodasi nilai fairness, lawfulness, dan transparency,” jelasnya.



    Artikel Selanjutnya


    Data 34 Juta Paspor Diduga Bocor, Kominfo Lakukan Ini

    (npb/npb)


    Insight for you Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.