Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Investasi Startup Masayoshi Son Bikin SoftBank Rugi Rp 271 T
    Insight News

    Investasi Startup Masayoshi Son Bikin SoftBank Rugi Rp 271 T

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Mei 2022Updated:12 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Miliarder Masayoshi Son siap untuk membuat rekor lain, tapi bukan ke arah positif. Ketika SoftBank pendapatan untuk kuartal Maret hari ini, Kamis (12/5), unit investasi Vision Fund mungkin telah kehilangan lebih banyak uang dalam satu kuartal daripada sebelumnya.

    Softbank diperkirakan telah kehilangan sekitar US$ 18,6 miliar (sekitar Rp 271 triliun) pada portofolio publiknya selama kuartal yang berakhir pada 31 Maret. Bahkan, jumlah tersebut lebih besar dari rekor penurunan US$ 18,3 miliar pada kuartal kedua fiskal, menurut Kirk Boodry, seorang analis di Redex. Itu berarti kerugian dari Vision Fund mencapai sekitar US$ 10 miliar, berasa; dari saham SoftBank di dua dana investasi.

    Ini berbanding terbalik dari tahun lalu ketika Son naik ke panggung di Tokyo untuk mengumumkan SoftBank telah menghasilkan lebih banyak uang dalam satu kuartal daripada perusahaan Jepang mana pun dalam sejarah.

    Perusahaan yang ia dirikan sekitar 40 tahun yang lalu tersebut, pada saat itu mencapai laba bersih US$17,7 miliar, melampaui perusahaan raksasai Jepang, seperti Toyota Motor dan NTT Corp.

    “Ini tidak normal. Investor, pasar mulai khawatir,” kata Boodry, dikutip dari Bloomberg, Kamis (12/5/2022).

    Dua dana investasi Vision Funds yang dikelola SoftBank telah terpukul keras oleh jatuhnya valuasi perusahaan teknologi di tengah kenaikan suku bunga global dan dampak China yang memperketat cengkeraman regulasinya pada industri teknologi.

    Coupang I Korea Selatan dan Didi Global Inc. asal China telah menjadi salah satu hambatan terbesar untuk Vision Fund, dengan penurunan harga saham kuartalan terbesar, masing-masing sebesar 40% dan 50%.

    Kerugian terbesar Vision Fund hingga saat ini, terjadi pada kuartal kedua fiskal ketika pasar saham global merosot. Unit investasi tersebut kemudian mendapatkan kembali profitabilitas dan menghasilkan 109 miliar yen dalam tiga bulan yang berakhir pada 31 Desember.

    Angka kerugian sebenarnya bergantung kepada besar kepemilikan saham dan valuasi portofolio investasi SoftBank yang saat ini masih merupakan perusahaan privat seperti ByteDance yang mengoperasikan platform video pendek populer TikTok dan Oyo Hotels India.

    “Ada visibilitas yang jauh lebih sedikit pada bagian portofolio ini, terutama di Vision Fund 2, banyak dari investasi ini lebih kecil atau pada tahap lebih awal,” tulis Boodry dalam sebuah catatan kepada investor.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Rencana Nvidia Akuisisi Arm Rp 1.151 Triliun Batal, Ada Apa?

    (Intan Rakhmayanti Dewi/dem)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.