Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ini Zadira, Senjata Laser Rusia yang Hancurkan Musuh 5 Detik
    Insight News

    Ini Zadira, Senjata Laser Rusia yang Hancurkan Musuh 5 Detik

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Mei 2022Updated:20 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Rusia menyatakan menggunakan senjata rahasia generasi baru laser yang kuat di Ukraina untuk membakar drone. Senjata tersebut diberi nama Zadira.

    Senjata laser baru Zadira disebut lebih canggih dan lebih kuat dari sistem laser sebelumnya yang dimiliki Rusia, Peresvet. Peresvet sendiri diklaim mampu membutakan target satelit yang berjarak hingga 1.500 kilometer.

    Yury Borisov, Wakil Perdana Menteri Rusia yang bertanggung jawab atas pengembangan militer, mengatakan saat ini sudah ada sistem yang lebih kuat dari Peresvet yang bisa membakar drone dan peralatan lainnya. Borisov mengungkapkan dalam tes Selasa lalu, laser itu mampu membakar drone sejauh 5 kilometer dalam waktu lima detik.

    “Senjata laser generasi baru mengarah pada penghancuran fisik target, penghancuran termal, mereka terbakar,” katanya kepada televisi pemerintah Rusia, dikutip Reuters, Kamis (19/5/2022).

    Pada 2017 media Rusia mengatakan perusahaan nuklir negara Rosatom membantu mengembangkannya sebagai bagian dari program untuk menciptakan prinsip-prinsip fisik baru berbasis senjata.

    Pernyataan Borisov menunjukkan Rusia telah membuat kemajuan signifikan dengan senjata laser, tren yang cukup menarik bagi kekuatan nuklir lain seperti Amerika Serikat dan China.

    Menggunakan laser untuk membutakan satelit pernah menjadi fantasi dari dunia fiksi ilmiah, tetapi Amerika Serikat, Cina, dan Rusia telah mengerjakan varian senjata semacam itu selama bertahun-tahun.

    Selain manfaat membakar drone, sistem pengintaian yang menyilaukan memiliki dampak strategis juga karena satelit digunakan untuk memantau rudal balistik antarbenua yang membawa senjata nuklir.

    Borisov mengatakan dia baru saja kembali dari Sarov, yang merupakan pusat penelitian senjata nuklir Rusia. Dia mengatakan generasi baru senjata laser yang menggunakan pita elektromagnetik lebar pada akhirnya akan menggantikan senjata konvensional.

    “Ini bukan semacam ide eksotis; itulah kenyataannya,” kata Borisov.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Putin Serang Ukraina, Warga Rusia Tak Bisa Netflix-an Lagi

    (roy/roy)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.