Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ini Beda Awal Kemunculan Covid vs Hepatitis Akut dari Eks WHO
    Insight News

    Ini Beda Awal Kemunculan Covid vs Hepatitis Akut dari Eks WHO

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Mei 2022Updated:15 Mei 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Penyakit hepatitis akut misterius yang sedang melanda dunia telah masuk ke Indonesia. Kabar terbaru, ada 21 orang di DKI Jakarta yang diduga terinfeksi penyakit misterius tersebut.

    Hal ini membuat masyarakat mulai khawatir apakah ada kemungkinan penyakit ini akan berkembang seperti pandemi Covid-19.

    Mantan Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asia TenggaraTjandra Yoga Aditama menjelaskan beda awal munculnya Covid-19 dan hepatitis misterius.

    Ia menyebut hanya butuh waktu sebulan, WHO langsung mengklasifikasikan Corona sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang meresahkan dunia.

    “Covid-19 pertama terdeteksi oleh WHO pada 31 Desember 2019, waktu itu namanya tentu belum Covid-19, namanya masih Pneumonia of Unknown Cause, pneumonia/radang paru yang belum diketahui penyebabnya. Satu bulan kemudian, pada 30 Januari 2020, penyakit ini oleh WHO sudah dinyatakan sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) [Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia], sesuai aturan International Health Regulation (IHR),” jelas Tjandra, dikutip dari Detikcom, Jumat (13/5/2022).

    “Pada 30 Januari 2020 itu, atau sebulan sesudah dideteksi maka sudah ada hampir 20 ribu kasus konfirmasi dan suspek, tepatnya 19.961. Juga sudah ditemukan bukti adanya penularan antarmanusia. Lalu, karena kasus terus berkembang dengan berbagai dimensinya maka pada pada 11 Maret 2020 Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO,” lanjutnya.

    Menurut Tjandra, ini jelas berbeda dengan yang terjadi pada hepatitis akut misterius. Sebab, sudah lebih dari sebulan jumlah kasus probable hepatitis akut misterius di dunia tidak sebanyak Covid-19.

    “Sementara ‘acute hepatitis of unknown aetiology‘ [istilah yang senada dengan Pneumonia of Unknown Cause di awal Januari 2020 untuk Covid-19] atau hepatitis/radang hati akut yang belum jelas penyebabnya ini mulai dideteksi WHO pada 5 April 2022. Sesudah lebih dari sebulan berjalan, jumlah kasus probable di dunia sekitar 300-an,” ungkapnya.

    Berdasarkan data per 10 Mei, lanjut Tjandra, tercatat 348 kasus probable dari 21 negara di dunia. Sebanyak 26 di antaranya memerlukan transplantasi hati.

    “Di sisi lain, juga belum ada informasi yang jelas tentang ada tidaknya penularan antar manusia. Tentu saja sampai sekarang hepatitis akut berat ini belum dinyatakan sebagai PHEIC, karena masih membutuhkan data ilmiah yang lebih jelas lagi,” kata Prof Tjandra.

    Maka dari itu, Prof Tjandra mengatakan Covid-19 dan hepatitis akut misterius ini sangat berbeda. Meski tidak seperti Covid-19, ia mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan melakukan antisipasi.

    “Walaupun demikian, kita semua tentu perlu waspada penuh dan melakukan antisipasi memadai, jangan abai tetapi juga jangan pula panik. Lakukan penanggulangan sejalan perkembangan ilmu yang ada, dan beri penjelasan menyeluruh pada masyarakat luas.” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Hepatitis Misterius Tewaskan 3 Anak, Kemenkes Lakukan Ini

    (Intan Rakhmayanti Dewi/dem)


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.