Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ini Alasan RI Butuh Internet Starlink dari Elon Musk, Simak!
    Insight News

    Ini Alasan RI Butuh Internet Starlink dari Elon Musk, Simak!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Februari 2023Updated:24 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Layanan internet satelit ternyata juga sangat dibutuhkan di Indonesia. Khususnya untuk daerah yang ada di pelosok Tanah Air.

    Salah satu layanan internet berbasis satelit yang ada saat ini adalah Starlink. Jaringan pada Low Earth Orbit atau LEO digunakan melalui SpaceX yang dimiliki miliarder Elon Musk.

    “Market Indonesia dibilang sudah lama membutuhkan satelit. Walaupun banyak yang sudah bergeser ke fiber atau kabel. Tapi geografi Indonesia masih sangat sulit. Berpulau-pulau dan ke pelosok dan ini sulit sekali ketika harus dijangkau kabel atau Fiber Optic,” jelas Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Muhammad Arif dalam program Profit CNBC Indonesia, Rabu (22/2/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Arif juga mengatakan market internet berbasis satelit masih terbuka. Khususnya untuk digunakan di wilayah yang berada di Indonesia bagian timur.

    “Jadi sampai saat ini market untuk satelit itu sendiri masih terbuka cukup luas. Khususnya di Indonesia bagian timur,” kata Arif.

    Dia mengatakan jika Indonesia sudah menggunakan internet berbasis satelit dengan berbagai teknologi pendukungnya. Namun berbeda dengan Starlink di tempatkan di bagian tengah orbit, satelit lainnya berada di atas atau Geostationary Earth Orbit (GEO).

    Starlink juga dilaporkan sudah masuk ke Indonesia. Namun Arif mengatakan hal ini tak membuat provider lain juga akan beralih ke teknologi seperti jaringan internet itu.

    Menurutnya agak sulit untuk perusahaan masuk ke industri satelit, berbeda dengan fiber optik atau internet kabel yang jauh lebih mudah. Dia menambahkan pemain di industri itu kemungkinan juga akan sama seperti sebelumnya.

    “Saya pikir enggak terlalu banyak provider, akan itu-itu saja kurang lebih,” ungkapnya.



    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.