Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Inflasi AS ke Bawah 3%, Terendah dalam 3 Tahun
    Insight News

    Inflasi AS ke Bawah 3%, Terendah dalam 3 Tahun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Agustus 2024Updated:14 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Indeks Harga Konsumen (IHK) AS meningkat pada bulan Juli. Inflasi AS melambat ke angka di bawah 3% (year on year/yoy) dan merupakan yang terendah sejak Maret 2021 atau lebih dari tiga tahun.

    Dengan demikian, inflasi AS kini sudah mengarah ke target sasaran bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed).

    Seperti diketahui, inflasi menjadi salah satu pertimbangan utama The Fed dalam menentukan arah suku bunga. Dengan inflasi yang mengarah ke sasaran 2% maka pemangkasan suku bunga bisa makin dekat.

    Laporan dari Kementerian Tenaga Kerja pada Rabu (14/8/2024) mendorong Indeks Harga Produsen (IHP) AS pada bulan Juli dan menunjukkan tren inflasi melambat.

    Hal ini memungkinkan bank sentral AS lebih fokus pada pasar tenaga kerja di tengah meningkatnya kekhawatiran akan perlambatan yang signifikan.

    Head of Multi-Sector Fixed Income di Goldman Sachs, Lindsay Rosner, mengatakan The Fed berada pada jalur yang tepat untuk memangkas suku bunga.

    Sebelumnya, IHK meningkat 0,2% pada bulan lalu setelah turun 0,1% pada bulan Juni, menurut Biro Statistik Kementerian Tenaga Kerja.

    Kenaikan ini sejalan dengan prediksi para ekonom. Kenaikan harga properti 0,4%, termasuk harga sewa, menyumbang hampir 90% kenaikan IHK.

    Harga makanan naik 0,2%, sama seperti kenaikan pada Juni lalu. Harga bahan bakar minyak stagnan setelah anjlok dua bulan berturut-turut.

    Dalam periode 12 bulan hingga Juli, IHK naik 2,9% dan tercatat sebagai kenaikan terkecil sejak Maret 2021. Pada bulan Juni, IHK naik 3% yoy.

    Kenaikan IHK tahunan naik tipis sejak puncak kenaikan sebesar 9,1% pada Juni 2022. Meski masih menanjak, inflasi mengarah ke target 2% dari The Fed.

    The Fed masih mempertahankan tingkat suku bunga di rentang 5,25%-5,50% selama lebih dari setahun terakhir. Angka itu naik 525 basis poin dibandingkan 2022 dan 2023.

    “Selama ekonomi global tak mengalami gejolak, The Fed sepertinya akan memangkas tingkat suku bunga hungga seperempat persen pada September,” kata Jeffrey Roach, Chief Economist di LPL Financial.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Huawei Bersiap Saingi Chip AI Buatan Nvidia


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.