Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»India Wajibkan HP Bisa Nonton TV, Samsung Teriak
    Insight News

    India Wajibkan HP Bisa Nonton TV, Samsung Teriak

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 November 2023Updated:9 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Perusahaan yang menjual HP di India wajib untuk merancang perangkat selulernya agar bisa untuk menonton TV.

    Namun, Samsung dan Qualcomm termasuk di antara merek yang menentang kebijakan tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mereka memberikan alasan bahwa perubahan pada hardware akan menaikkan harga perangkat itu sebesar US$30.

    India sedang mempertimbangkan kebijakan yang mewajibkan smartphone dilengkapi dengan perangkat keras untuk menerima sinyal TV langsung tanpa memerlukan jaringan seluler.

    Mereka mengusulkan penggunaan apa yang disebut teknologi ATSC 3.0 populer di Amerika Utara yang memungkinkan penempatan geografis sinyal TV secara tepat dan memberikan kualitas gambar yang tinggi.

    Namun, para merek mengatakan smartphone yang ada di India tidak dilengkapi teknologi untuk bekerja dengan ATSC 3.0. Jika dipaksa untuk menambahkan kompatibilitas tersebut, maka akan meningkatkan biaya setiap perangkatnya sebesar US$30. Beberapa pihak khawatir rencana produksi mereka saat ini akan terganggu.

    Dalam surat bersama kepada kementerian komunikasi India, Samsung, Qualcomm, dan pembuat peralatan telekomunikasi Ericsson dan Nokia mengatakan menambahkan siaran langsung ke seluler juga dapat menurunkan kinerja baterai perangkat dan penerimaan seluler.

    “Kami tidak menemukan manfaat apa pun dalam melanjutkan diskusi mengenai penerapan hal ini,” kata surat tertanggal 17 Oktober, dikutip dari Reuters, Kamis (9/11/2023).

    Keempat perusahaan dan kementerian komunikasi India tidak menanggapi permintaan komentar.

    Usulan tersebut masih dalam pembahasan dan dapat diubah, dan belum ada batas waktu pasti untuk implementasinya.



    Artikel Selanjutnya


    HP Tak Laku, Ponsel China Merana Cuma Ini yang Laris

    (fab/fab)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.