Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Heboh Ilmuwan Temukan Gunung Api Raksasa Bawah Laut, Bahaya?
    Insight News

    Heboh Ilmuwan Temukan Gunung Api Raksasa Bawah Laut, Bahaya?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 November 2021Updated:7 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Tim peneliti berhasil menemukan sebuah gunung berapi bawah laut. Seberapa berbahayanya?

    Gunung api itu ditemukan oleh tim peneliti yang berafiliasi oleh sejumlah institusi di Perancis. Keberadaan gunung tersebut di lepas pantai wilayah Afrika.

    Berdasarkan catatan, gunung itu merupakan letusan bawah laut terbesar yang pernah ada. Tim peneliti berhasil mencatat detail dan karakteristik dari gunung tersebut.

    Keberadaan gunung itu berawal dari adanya gemuruh di bawah laut di wilayah Malawi Afrika dan Madagaskar dekat pulau Mayotte di Perancis. Seismometer juga menunjukkan ada sesuatu yang terjadi di dasar laut.

    Para peneliti berikutnya memasang sejumlah seismometer di bawah dasar laut. Serta juga melakukan pemantauan lokasi dengan menggunakan instrumen sonar.

    Dalam beberapa bulan berikutnya, tim bisa merekam ribuan getaran berasal dari 20-50 kilometer di bawah laut. Temuan itu ternyata lebih dalam dari perkiraan awal, dikutip Phys, Rabu (3/11/2021).

    Dari data dan citra yang ada, mereka bisa melihat terbentuknya gunung bawah laut dan bahkan masih terus bertumbuh.

    Berdasarkan hasil penelitian, gunung api itu dimulai dari sebuah ruang magma besar di mantel di bawah kerak. Pergerakan tektonik memecah batuan dan memungkinkan magma naik dan membentuk sesuatu seperti tanggul dan inilah yang memunculkan getaran.

    Berikutnya magma mencapai dasar laut dan masuk ke dalam air. Ini membuatnya mendingin dan mengeras di lapisan sebelumnya.

    Terlihat jika gunung memiliki tinggi 820 meter. Diperkirakan gunung dapat memuntahkan material sebesar lima kilometer kubik dan menjadi yang terbesar dalam sejarah.

    Tim peneliti juga menambahkan gunung api itu bisa meletus lagi atau membuat gunung api di sekitarnya menjadi aktif. Mereka juga terus melakukan pemantauan di seluruh area dan menunggu yang terjadi berikutnya.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.