Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Heboh Google Versi China Hapus Israel dari Peta, Ini Faktanya
    Insight News

    Heboh Google Versi China Hapus Israel dari Peta, Ini Faktanya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 November 2023Updated:9 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Seiring dengan perang yang makin panas, nama Israel dikabarkan dihapus dari layanan peta digital asal China. Menurut sejumlah pengguna, nama negara tersebut tak ditemukan dari platform milik Alibaba dan Baidu.

    Laporan Wall Street Journal mengatakan peta digital itu masih menampilkan perbatasan negara yang diakui secara internasional, dikutip dari Insider, Kamis (9/11/2023).

    Insider menuliskan tidak jelas alasan penghapusan tersebut. Namun, sejumlah pengguna telah ramai membicarakan perubahan itu sejak serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023 lalu.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Juru bicara Alibaba dan Baidu tidak segera menanggapi permintaan komentar. Namun kepada Telegraph, Baidu membantah menghapus nama Israel.

    Juru bicara perusahaan, Jing Meng, menyebutkan nama wilayah tidak akan terlihat saat ruang yang ada terbatas. “Jika ruang terbatas, peta kami mungkin tidak akan menampilkan nama atau bendera sejumlah wilayah,” ungkapnya.

    Meng mengatakan nama wilayah masih bisa ditemukan di peta milik Baidu. Pengguna dapat memanfaatkan fitur pencarian untuk melakukannya.

    “Pengguna bisa menemukan negara atau wilayah di Baidu Maps dengan menggunakan fungsi pencarian peta,” kata Meng.

    Terkait perang Israel dan Palestina, China telah menganjurkan solusi untuk dua negara. Associated Press melaporkan solusi itu membuat Palestina bisa merdeka.

    Setelah perang pecah bulan lalu, presiden Xi Jinping juga terus menyerukan gencatan senjata. China juga menolak mnegecam Hamas dan mengatakan menentang bentuk kekerasan pada warga biasa.



    Artikel Selanjutnya


    Disebut Masih Hidup, Jack Ma Mendadak Tunjukkan Batang Hidung

    (npb/npb)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.