Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Hari Jomblo 11.11 Cetak Rekor, e-Commerce China Dikritik Abis
    Insight News

    Hari Jomblo 11.11 Cetak Rekor, e-Commerce China Dikritik Abis

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 November 2021Updated:13 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Alibaba baru saja mengumumkan rekor baru pemesanan sebesar 540,3 miliar yuan dalam parade belanja Single Day 11.11 (hari Jomblo) yang berlangsung kemarin. Namun hal ini mendapat kritikan pedas dari Securities Daily, media yang didukung pemerintah.

    Media tersebut menyebut program Single Day 11.11 telah mencetak rekor penjualan selama beberapa tahun terakhir, dan pada saat bersamaan memunculkan praktik tidak baik seperti pesan teks spam kepada pengguna, persaingan tidak sehat, dan pedagang memalsukan diskon.

    Model ini dianggap sulit menghasilkan inovasi terobosan guna mencapai pembangunan berkualitas tinggi sesuai dengan tujuan China. Sebab, cara menggunakan harga rendah sebagai nilai jual, platform dan pedagang merangsang konsumsi ‘tingkat rendah’.

    “Pemujaan terhadap penjualan bukan hanya tidak stabil dan hal pertumbuhan digital, tetapi juga terkait erat dengan kekacauan,” tulis Securities Daily dikutip dari Reuters, Jumat (12/11/2021).

    “Kami berharap suatu hari, raksasa Internet China tidak akan lagi fokus pada bisnis jual beli saja, tetapi akan mengembangkan perjalanan menuju ruang angkasa dengan roket pribadi mereka sendiri,” kata penulis artikel itu, merujuk ke pendiri Amazon Jeff Bezos dan Tesla, Elon Musk, sebagai contoh.

    Alibaba dan JD.com tidak segera menanggapi permintaan komentar.

    Alibaba mengubah Hari Jomblo informal China menjadi acara belanja pada tahun 2009 dan membangunnya menjadi festival penjualan online terbesar di dunia, mengalahkan Cyber Monday di Amerika Serikat.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.