Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Hacker Pro-Ukraina Bergerak, Setop Mobilisasi Tentara Rusia
    Insight News

    Hacker Pro-Ukraina Bergerak, Setop Mobilisasi Tentara Rusia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Maret 2022Updated:2 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    hacker as lumpuhkan internet korut
    Keyboard hacker AS
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Jaringan kereta api Belarusia diretas oleh kelompok peretas bernama Belarusian Cyber Partisan. Mereka melakukannya secara sukarela karena transportasi itu digunakan untuk mengangkut tentara Rusia.

    Cyber Partisans menonaktifkan sistem lalu lintas kereta api. Pada hari Minggu lalu, Bloomberg melaporkan situs tiketnya juga tumbang. Reuters mengatakan situs itu masih tidak bisa diakses hingga Selasa waktu setempat.

    Pada hari Senin, juru bicara kelompok tersebut mengakui melakukan serangan. Dia mengklaim sistem reservasi down, membuat penumpang hanya bisa melakukan pembelian tiket secara langsung.

    “Kami sepenuhnya berpihak pada Ukraina, mereka sekarang berjuang untuk tidak hanya kebebasan mereka sendiri namun kebebasan kita. Tanpa Ukraina yang merdeka, Belarusia tidak memiliki peluang,” jelas juru bicara itu, dikutip dari Reuters, Rabu (2/3/2022).

    Reuters juga melaporkan juru bicara Kereta Api tidak menanggapi permintaan berkomentar. Pejabat di Kedutaan Rusia di Washington juga tidak segera menanggapi permintaan berkomentar.

    Kelompok itu juga mengonfirmasi bekerja dengan kelompok milik pengusaha dan pakar keamanan asal Ukraina, Yegor Aushev. Minggu lalu Reuters melaporkan pejabat dari Kementerian Pertahanan Ukraina mendekati Aushev untuk membantu mengatur unit peretas sebagai cara bertahan melawan Rusia.

    Aushev mengatakan merencanakan mengatur serangan peretasan yang akan mengganggu infrastruktur apapun yang membantu membawa pasukan dan senjata Rusia ke Ukraina.

    “Segala sesuatu yang mungkin menghentikan perang. Tujuannya adalah untuk membuat tidak mungkin membawa senjata-senjata ini ke negara kita,” jelasnya kepada Reuters.

    Dia juga mengklaim kelompoknya telah merusak lusinan situs web pemerintah dan perbankan Rusia. Bentuknya terkadang menggantinya dengan gambar kekerasan dari perang.

    Selain itu menurut Aushev, kelompoknya telah berkembang menjadi lebih dari 1.000 sukarelawan Ukraina dan asing. Serta juga melakukan koordinasi dengan organisasi hacktivivst asing untuk menyerang sistem perkeretaapian.

    Serangan pada Kereta Api Belarusia dilakukan setelah pemberitaan pembentukan tim Aushev disebarkan. Atase Pertahanan Ukraina di Washington menolak mengomentari kelompok Aushev atau hubungannya dengan Kementerian Pertahanan.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.