Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Hacker China Hidup Mewah di Singapura, Pakai 19 Juta Komputer
    Insight News

    Hacker China Hidup Mewah di Singapura, Pakai 19 Juta Komputer

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Juni 2024Updated:8 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    hacker as lumpuhkan internet korut
    Keyboard hacker AS
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Seorang warga China bernama Wang Yunhe (25) dituding sebagai hacker yang menyebarkan malware ke jutaan komputer. Bulan lalu, dia ditangkap di Singapura oleh tim yang dipimpin oleh Departmen Kehakiman Amerika Serikat (AS).

    Malware yang disebarkan adalah Botnet 911 S5. Dia juga telah banyak bekerja dengan sejumlah pihak selama 2014 hingga Juli 2022.

    Dari kejahatannya itu, sebanyak 19 juta alamat protokol (IP) dengan Botnet. Hampir 200 negara dilaporkan telah terinfeksi malware tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Komputer yang terinfeksi itu nantinya akan dijual Wang ke para penjahat dunia siber. Mereka akan menggunakan akses tersebut untuk beragam kejahatan, termasuk penipuan dan memata-matai orang di internet.

    Dari hasil kejahatannya ini, Wang diduga mendapatkan US$99 juta. Uang tersebut dibelikan sejumlah properti di berbagai negara.

    Setidaknya terdapat 21 properti yang dilaporkan dibelinya. Semuanya berada di AS, St Kitts dan Nevis, Singapura, Thailand, Tiongkok, dan Uni Emirat Arab.

    Catatn pengadilan AS, Wang diketahui tinggal di properti di Singapura, China, dan Thailand. Dia juga mengoperasikan beberapa perusahaan yang berada di sejumlah negara, termasuk Gold Chick sebuah perusahaan induk serta konsultan manajemen bernama Universe Capital Management.

    Wang diketahui menjadi satu-satunya pemegang saham di pedagang grosir software bernama Eternal Code. Perusahaan telah dihapus dari daftar 9 Januari 2023 setelah dibuka 30 Desember 2020.

    Wang juga memiliki aset lain, seperti Ferrari F8 Spider 2022 yang terdaftar di Singapura, rekening di CIMB Bank, Citibank Singapura dan bank-bank di Thailand, unit kondominium di Angullia Park, serta jam tangan Patek Philippe dan Audemars Piguet.



    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.