Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Tiba-Tiba Bikin Rusuh India, Ternyata ini Pemicunya
    Insight News

    Google Tiba-Tiba Bikin Rusuh India, Ternyata ini Pemicunya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Maret 2024Updated:3 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah aplikasi asal India dihapus oleh Google dari Play Store. Keputusan itu membuat pemerintah setempat angkat bicara.

    “Tidak dapat dibiarkan,” tegas Menteri Teknologi Informasi Ashwini Vaishnaw, dikutip dari Reuters, Minggu (3/3/2024).

    Dia menambahkan pihaknya telah melakukan pembicaraan Google. Selain itu Vaishnaw akan bertemu dengan para startup membahas perlindungan mereka di dalam negeri.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Reuters mencatat Google menolak berkomentar terkait hal tersebut.

    Kebijakan Google itu dilakukan dengan alasan tidak mematuhi pedoman pembayaran dalam aplikasi. Sebelumnya startup ingin Google menghentikan pembayaran dalam aplikasi sebesar 11-26%.

    Sementara otoritas antimonopoli setempat meminta Google tidak menerapkan sistem sebelumnya sebesar 15-30%. Namun Google diizinkan membebankan biaya atau menghapus aplikasi setelah dua keputusan pengadilan.

    Kebijakan Google juga dikritik oleh banyak startup yang telah melakukan protes dan menantang secara hukum praktik perusahaan soal biaya. Beberapa aplikasi yang dihapus termasuk Bharat Matrimony dan pencari kerja Naukri.

    Google menghapus 150 aplikasi milik Matrimony. Pendiri Murugavel Janakiraman memastikan aksi tersebut membuat perusahaan bangkrut. Jika keputusan terus dilakukan dalam jangka panjang, dia mengatakan kemungkinan pendapatan perusahaannya akan ambles.

    “Jika terus berlanjut dalam jangka panjang, maka pendapatan kami akan turun secara signifikan,” kata Janakiraman.

    Sementara itu, Info Edge bukan hanya kehilangan Naukri. Namun juga aplikasi pencarian real estate lainnya, beberapa di antaranya telah dipulihkan.




    Insight for you Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.