Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Maps Bantah Ungkap Fasilitas Militer Rusia
    Insight News

    Google Maps Bantah Ungkap Fasilitas Militer Rusia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 April 2022Updated:19 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Google mengatakan belum membuat perubahan pada kebijakannya menyensor citra satelit wilayah Rusia. Pernyataan ini bertentangan dengan klaim yang beredar luas di Twitter bahwa Google membuka akses Google Maps ke penampakan fasilitas militer dan strategis Rusia.

    Konon, gambar-gambar tersebut sebelumnya diburamkan atau disensor oleh Google, supaya publik tidak bisa melihatnya dengan jelas.

    Senin (19/4) pagi, akun Twitter @ArmedForcesUkr, menyatakan bahwa Google telah membuka akses ke penampakan fasilitas militer dan strategis Rusia lewat gambar satelit yang jernih dan beresolusi tinggi.

    Cuitan tersebut diterjemahkan menjadi “sekarang semua orang dapat melihat berbagai kapal penjelajah (cruiser) Rusia, rudal balistik antarbenua, pos komando dengan resolusi sekitar 0,5 meter per piksel.”

    Meski akun tersebut belum terverifikasi, tapi postingan tersebut telah dikutip beberapa kali oleh akun resmi Kementerian Pertahanan Ukraina dan organisasi berita seperti The Moscow Times. Terjemahan bahasa Inggris dari tweet tersebut telah dibagikan ribuan kali, demikian dikutip dari The Verge, Selasa (19/4/2022)

    The Verge dapat mengkonfirmasi bahwa setidaknya satu gambar dari tweet tersedia di Google Maps, dan itu menggambarkan situs militer Rusia yang aktif, dan menemukan bukti lain dari Google Maps yang menunjukkan pangkalan militer lain di negara ini.

    Namun, Google mengatakan ini bukan hal baru. Juru bicara Google Genevieve Park mengatakan, “Kami belum membuat perubahan sensor pada citra satelit kami di Rusia.”

    Sementara itu, gambar yang beredar kemungkinan benar dan tersedia di Google Maps jauh sebelum konflik di Ukraina.

    Bukan hal yang aneh bagi Google untuk mengaburkan peta area yang berpotensi sensitif, termasuk lokasi militer.

    Misalnya, Google Maps mengaburkan gambar pangkalan udara 705 Angkatan Udara Prancis. Namun, ada banyak instalasi militer lain yang dapat dilihat secara publik. Google Maps memungkinkan penggunanya melihat citra satelit yang sama mendetail dari Pangkalan Angkatan Udara Nellis AS dan bahkan Area 51 yang terkenal.

    Perlu juga dicatat bahwa militer negara-negara besar memiliki akses ke citra satelit yang kebal pada aturan apa pun dari Google.

    Google telah mengambil beberapa tindakan terhadap Rusia sejak negara itu menginvasi Ukraina. Perusahaan telah menghentikan sementara penjualan iklan, memutus akses ke Google Pay untuk beberapa pengguna Rusia sesuai dengan sanksi, dan melarang akun media pemerintah Rusia beriklan di YouTube.

    Pemerintah Rusia telah mengancam akan mendenda perusahaan tersebut karena YouTube memiliki video yang berisi “informasi yang salah” tentang aksi militer Rusia di Ukraina.

    [Dexpert.co.id]

    (Intan Rakhmayanti Dewi/dem)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.