Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Kalah Sidang, Masa Depan Internet Bakal Berubah
    Insight News

    Google Kalah Sidang, Masa Depan Internet Bakal Berubah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Desember 2023Updated:12 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pengadilan memenangkan perusahaan pembuat gim Fortnite, Epic Games, dalam sidang sengketa anti-monopoli melawan Google. Kemenangan Epic atas Google bisa mengubah total industri aplikasi secara global.

    Dalam gugatannya, Epic menuduh Google menghancurkan kompetitornya di industri aplikasi kemudian menetapkan biaya tinggi (yaitu hingga 30 persen) untuk pengembang aplikasi.

    Setelah sebulan melalui proses sidang, juri memenangkan semua tuntutan Epic. Ganti rugi yang harus dibayar Google akan diputuskan pada Januari.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut Reuters, industri aplikasi mobile akan berubah total setelah Google kalah di pengadilan.

    Saat ini, Google dan Apple adalah dua raksasa yang menguasai bisnis toko aplikasi global. Kemenangan Epic berpotensi memberikan pengembang aplikasi posisi tawar lebih tinggi dalam distribusi dan cara mereka mengambil keuntungan.

    Google menyatakan bahwa mereka akan mengajukan banding. “Kami akan terus mempertahankan model bisnis Android dan berkomitmen ke pengguna, partner, dan seluruh pihak di ekosistem Android,” kata Wilson White, VP Government Affairs and Public Policy di Google kepada Reuters.

    CEO Epic Tim Sweeney merayakan kemenangannya di media sosial Twitter dengan menyebut “monopoli Google Play.”

    Salah satu tudingan Epic adalah Google secara ilegal menggabungkan bisnis Play Store dan pembayaran mereka. Artinya, pengembang harus menggunakan kedua layanan tersebut jika ingin aplikasi mereka ditawarkan di Play Store.

    Meskipun Play Store hanya berkontribusi kecil terhadap pendapatan Google, bisnis ini penting sebagai gerbang ke bisnis HP dan tablet yang bernilai miliaran dolar AS.

    Salah putusan yang berpotensi harus dilaksanakan Google setelah dinyatakan kalah melawan Epic adalah mengizinkan toko aplikasi lain diinstal di HP Android. Selain itu, Google terancam kehilangan pendapatan yang mereka kutip dari tiap transaksi di dalam aplikasi Android.

    “”Putusan hari ini membuktikan bahwa praktik toko aplikasi Google ilegal dan mereka mengeksploitasi monopoli mereka dengan mengenakan biaya yang selangit, menghambat kompetisi dan inovasi,” kata Epic.


    Artikel Selanjutnya


    Cegah HP Android China Curi Data Pengguna, RI Harus Gimana?

    (dem/dem)


    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.