Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Class Lewat! Kemenag Punya Aplikasi Mandiri Belajar
    Insight News

    Google Class Lewat! Kemenag Punya Aplikasi Mandiri Belajar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 April 2022Updated:8 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Agama dan Kementerian Komunikasi dan Informatika membangun platform bagi siswa madrasah di seluruh Indonesia.

    Aplikasi pembelajaran terpadu tersebut diberi nama Mandiri Belajar yang resmi diluncurkan hari ini, Jumat (8/4) oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan perwakilan dari Kementerian Kominfo.

    Hadirnya platform ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan belajar siswa untuk dapat mengasa kompetensi diri melalui pembelajaran yang bermakna di setiap satuan pendidikan madrasah.

    “Melalui madrasah bertekad untuk bisa membuka akses layanan pendidikan yang mudah dijangkau oleh seluruh anak bangsa,” ujar Yaqut saat peluncuran di Kantor Kemenag, Jumat (8/4/2022)

    Lebih lanjut, kata Yaqut, platform ini telah dirancang selama dua tahun bersama dengan Kementerian Kominfo. Mandiri Belajar ditargetkan untuk bisa mendukung capaian nasional pemberlakuan kurikulum merdeka di madrasah.

    Kemenag, lanjut Yaqut, terus melakukan ikhtiar maksimal untuk mampu mengintegrasikan kurikulum merdeka dengan kekhasan madrasah agar konsep utama dalam kurikulum merdeka dapat terwujud. Namun di sisi yang lain, kekhasan dan nilai-nilai kemadrasahan terus bisa terpelihara di tengah kemajuan zaman.

    “Kita selalu berusaha bisa menyiapkan siswa madrasah untuk mampu menghadapi tantangan masa depan dengan cerah dan penuh harapan,” tuturnya.

    Sementara itu menurut Menteri Kominfo Johnny G Plate, platform Mandiri Belajar adalah suatu upaya konkrit transformasi pendidikan berbasis digital di Indonesia yang ditujukan untuk menunjang implementasi kurikulum mandiri pada madrasah di bawah naungan Kementerian Agama.

    “Kominfo, kami dari sisi informatika akan memberikan dukungan, pendampingan, dan bimbingan teknis informasi dan teknologi yang diperlukan,” ungkap Johnny dalam sambutan virtual.

    Kominfo memberi dukungan penyelenggara dan pelaksanaan aplikasi, serta perbaikan yang diperlukan nantinya. Secara khusus, Kominfo juga akan menyediakan kapasitas storage data pusat atau government cloud untuk memberikan penyelenggaraan aplikasi ini demi kurikulum mandiri pada madrasah.

    Sedangkan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag Muhammad Ali Ramdhani, menyebut platform ini melengkapi khasanah proses pembelajaran tatap muka dengan proses pembelajaran mandiri atau yang biasa disebut independent learning.

    Dan proses di platform ini seiring dan seirama dengan proses pembelajaran masa depan.

    “Ketika berbagai kemewahan informasi yang akan disajikan di dalam proses pembelajaran itu harus mampu di capture oleh proses pembelajaran kita.” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.