Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Genjot Talenta Digital, RI-Singapura Bikin Tech Program
    Insight News

    Genjot Talenta Digital, RI-Singapura Bikin Tech Program

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Agustus 2022Updated:31 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Singapura telah menandatangani kerja sama pengembangan talenta digital bernama Indonesia-Singapore Tech Program. Kesepakatan itu diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dalam keterangan pers virtual, Selasa (30/8/2022).

    “Kerja sama talent ini diharapkan teknologi talent dari Indonesia dan Singapura bisa bertukar pengalaman atau bertukar tempat untuk bekerja. Sehingga dengan demikian pool talent dari Singapura bisa dibawa ke Indonesia dan pool talent dari Indonesia bisa dibawa ke Singapura,” ujarnya.

    Kerja sama itu, menurut Airlangga, berharap terjadi pertukaran ilmu pengetahuan di antara kedua negara. Kerja sama tersebut juga diharapkan bisa didukung oleh perusahaan baik yang ada di Singapura maupun di Indonesia.

    “Dan selanjutnya tentu kita berharap bahwa kerja sama hari ini dapat kita tidaklanjuti secara konkret,” kata Airlangga.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Golongan Karya itu menyinggung kebijakan kedua negara meningkatkan konektivitas digital. Salah satunya melalui Nongsa Digital Park di Batam, Kepulauan Riau.

    “Akan dibangun beberapa data center termasuk yang terbesar dari China dan dari Singapura. Sehingga tentu hubungan fiber optic cable antara Indonesia dengan Singapura yang sekarang sudah ada tentu bisa ditingkatkan,” ujar Airlangga.

    Lebih lanjut, dia mengatakan, data center tentu membutuhkan energi hijau lantaran saat ini masih berbasis pembangkit tenaga listrik konvensional.

    “Sehingga dalam dalam data center butuh dua source of energy dan salah satunya pengembangan yang sedang dibahas dan dipelajari di Batam adalah floating solar panel,” kata Airlangga.

    “Dan tentu floating solar panel diharapkan, diprioritaskan untuk kebutuhan dalam negeri atau kebutuhan di Pulau Batam untuk tengah malam daripada digital data center tersendiri dan berbagai inisiatif digital yang akan dibangun di sana,” lanjutnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT


    Artikel Selanjutnya


    Wah, NeuCentrIX Bakal Jadi Global Digital Hub

    (Sumber: CNBC.com )


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.