Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Gel KB Pria Ini Terbukti Ampuh Blokir Sperma, Dioles di Bahu
    Insight News

    Gel KB Pria Ini Terbukti Ampuh Blokir Sperma, Dioles di Bahu

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Juni 2024Updated:5 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Gel kontrasepsi khusus pria sukses diuji coba. Penelitian menunjukkan olesan gel tersebut bisa menekan jumlah sperma tanpa menghambat libido.

    Namun, metode kontrasepsi baru ini masih harus melalui uji coba tambahan untuk memastikan efektivitasnya dalam mencegah kehamilan.

    Laporan NBC menyatakan gel kontrasepsi yang mengandung hormon buatan bernama Nesterone sudah memasuki uji coba fase kedua. Hormon Nesterone saat ini sudah digunakan di dalam ring KB untuk perempuan yang diberi nama Nuvaring.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam uji coba fase kedua, gel oles pria akan digunakan oleh pasangan selama setahun penuh. Uji coba ini bertujuan memantau efektivitas gel untuk mencegah kehamilan.

    Peserta uji coba fase pertama adalah 200 pria berusia 18-50 tahun. Mereka mengoleskan gel setiap hari di bahu masing-masing. Hasil uji coba menunjukkan jumlah sperma yang dikeluarkan saat ejakulasi para peserta uji coba turun drastis dari 15 juta-200 juta per milimeter menjadi kurang dari 1 juta per milimeter.

    Futurism menyatakan bahwa uji coba gel ini digelar oleh lembaga non-pemerintah yang bernama Population Council dan didanai oleh Institusi Kesehatan Nasional Inggris (NIS).

    Salah seorang peserta uji coba menyatakan gel tersebut menyerupai hand sanitizer. “Baunya seperti hand sanitizer, terlihat seperti hand sanitizer,” kata Logan Whitehead.

    Whitehead mengatakan bahwa ia tertarik untuk menggunakan gel KB baru tersebut jika sudah disetujui oleh badan pengawas obat dan makanan AS (FDA). Alasannya, gel itu tidak menimbulkan efek samping apapun dan mudah digunakan.

    Satu-satunya perubahan yang ia rasakan adalah kemunculan jerawat dan berat badan yang bertambah. Namun, ia mengatakan kedua kondisi itu bisa saja muncul karena pekerjaannya saat ini membuat dirinya jarang bergerak.

    “Proses penggunaan gel sangat mudah. Seperti memakan pil tiap hari,” kata Whitehead.


    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.