Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Fakta Varian Baru Covid BA.4.6, Lebih Berbahaya dari Delta?
    Insight News

    Fakta Varian Baru Covid BA.4.6, Lebih Berbahaya dari Delta?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Agustus 2022Updated:14 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Belum selesai kasus subvarian Omicron BA.4-BA.5 yang merebak di sejumlah negara, termasuk Indonesia, muncul lagi subvarian Omicron BA.4.6 yang kini dalam pengawasan.

    Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), subvarian Omicron BA.4.6 termasuk Varian of Concern (VOC) yang berpotensi memicu penularan lebih besar, penurunan efektivitas pengobatan, hingga peningkatan keparahan atau penurunan netralisasi antibodi.

    Pantauan CDC menemukan BA.4.6 merupakan 4,1% dari kasus Covid-19 pada pekan yang berakir 30 Juli 2022. Varian lebih umum dari daerah Iowa, Kansas, Missouri, dan Nebraska, yang merupakan 10,7% dari kasus lokal.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sementara itu, di Atlantik Tengah dan Selatan, kasus BA.4.6 tercatat di atas rata-rata nasional. Laman wabah.info juga mengatakan strain baru telah terdeteksi pada 43 negara lain, dikutip dari laman Yahoo, Rabu (10/8/2022).

    Belum banyak data mengenai apakah BA.4.6 lebih baik dari BA.4 atau BA.5 dari segi kekebalan. Eric Topol, pendiri dan direktur Scripps Research Translational Institutional dalam unggahan tweet-nya mengatakan mutasi strain tersebut “nampaknya tidak mengkhawatirkan dibandingkan dengan BA.4/6”.

    Dalam laporan berbeda, Amerika Serikat (AS) bersiap memiliki vaksin yang menargetkan varian BA.5. Food and Drug Administration (FDA) mengatakan akan berusaha menyetujui pemberian booster untuk vaksin tersebut di musim gugur.

    FDA menambahkan booster itu akan ditunjukkan untuk lebih banyak orang AS yang memenuhi syarat booster kedua berdasarkan jenis Covid 2020 asli. Untuk saat ini, hanya masyarakat AS di atas 50 tahun yang boleh mendapatkan booster kedua.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Mantan Bos WHO Ungkap Ada ‘3 X’ dalam Omicron, Tak Hanya XE?

    (dem)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.