Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Facebook Gagal Total, Mimpi Besar Zuckerberg Kandas
    Insight News

    Facebook Gagal Total, Mimpi Besar Zuckerberg Kandas

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Desember 2023Updated:20 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Mimpi besar Mark Zuckerberg soal Metaverse kandas. Ekosistem industri itu tak memperlihatkan kemajuan yang positif.

    Zuckerberg diketahui berinvestasi besar pada dunia Metaverse. Bahkan, ia mengubah nama perusahaannya dari Facebook ke Meta sebagai penanda masuknya ke dunia virtual itu.

    Sayangnya, selama dua tahun sejak berganti nama menjadi Meta, pasar headset Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) pendukung Metaverse turun drastis. Perusahaan riset Circana mencatat penurunan tahun ini lebih besar dari tahun 2022 lalu.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tahun lalu penurunan perangkat sebesar 2% menjadi US$1,1 miliar (Rp 17 triliun). Sementara 2023 ini ambles hampir 40% menjadi US$664 juta (Rp 10,3 triliun), dikutip dari CNBC Internasional, Rabu (20/12/2023).

    Di internal Meta sendiri, upaya Metaverse juga mentok. Unit Reality Labs yang mengembangkan VR dan AR, rugi US$3,7 miliar (Rp 57,4 triliun) pada kuartal ketiga dengan penjualan US$210 juta (Rp 3,2 triliun)

    Sejak awal tahun 2022 atau setelah berganti nama menjadi Meta, Reality Labs sudah merugi total mencapai US$25 miliar atau sekitar Rp 338 triliun.

    CNBC International menyebutkan Meta menolak mengomentari masalah ini. Namun merujuk pada postingan blog dari Chief Technology Officer Andrew Bosworth soal Metaverse.

    Bosworth yang juga menjalankan Reality Labs menyebutkan AI dan Metaverse di dalam perusahaan merupakan pertaruhan jangka panjang. Dia juga mengakui taruhan tersebut bukanlah hal yang mudah dan tidak murah.

    “Membuat taruhan jangka panjang pada teknologi baru tidak mudah. Tidak ada jaminan berhasil, dan tidak murah. Ini juga salah satu hal berharga yang dilakukan perusahaan teknologi, dan satu-satunya cara paling relevan dalam jangka panjang,” jelasnya.

    Meta jadi salah satu pemimpin di pasar VR. Perusahaan diketahui telah merilis merek Quest, termasuk versi 3 yang diluncurkan Oktober lalu.

    Selain Meta ada juga Sony yang telah meluncurkan headset PlayStation VR2 awal tahun ini. Namun Sony belum meraih banyak pembeli.



    Artikel Selanjutnya


    Threads Sekarat Ditinggal Netizen, FB Siapkan Amunisi Baru

    (npb/npb)


    Insight for you Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.