Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Facebook Diobrak-abrik AS, Padahal Sudah Boncos Rp 77 T
    Insight News

    Facebook Diobrak-abrik AS, Padahal Sudah Boncos Rp 77 T

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Maret 2024Updated:17 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Otoritas Amerika Serikat (AS) berencana membuka kembali kasus privasi Meta. Padahal, induk perusahaan Facebook itu telah didenda US$5 miliar atau Rp 77 triliun pada putusan sebelumnya.

    Dalam keputusan pengadilan banding AS, Komisi Perdagangan Federal (FTC) bisa membuka kembali penyelidikan praktik privasi Facebook, dikutip dari Reuters, Jumat (15/3/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pengadilan mendukung kekhawatiran FTC soal masalah privasi yang bisa berdampak pada kepentingan publik. Meta disebut punya kesempatan untuk menentang tindakan akhir apapun yang dilakukan oleh FTC.

    Pihak FTC menolak berkomentar soal putusan baru tersebut. Sementara Meta menyebutkan FTC tidak bisa menulis ulang penyelesaian pengadilan secara pihak.

    Keputusan baru itu, disebut Meta, akan berdampak pada operasional Meta. Dari pembatasan pengembangan produk baru, mengawasi tata kelola perusahaan, dan mengganggu kemampuan untuk melayani pengguna dan pengiklan.

    Reuters menuliskan keputusan lama yang diterima Meta pada 2020 lalu. Langkah FTC dimaksudkan untuk memperketat perjanjian privasi yang dibuat platform, yakni melarang mengambil keuntungan dari data anak di bawah umur serta memperluas pembatasan teknologi pengenalan wajah.

    Saat itu, FTC menuding Meta membuat aturan yang menyesatkan untuk orang terkait perlindungan anak-anaknya di dalam platform.

    Bukan hanya Meta yang mendapatkan tuntutan hukum karena membuat anak-anak kecanduan pada platform. Ada banyak perusahaan media sosial lain yang juga mendapatkan ratusan tuntutan serupa.



    Insight for you Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.