Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Tanam Chip Otak ke Manusia, Izinnya Ternyata Bermasalah
    Insight News

    Elon Musk Tanam Chip Otak ke Manusia, Izinnya Ternyata Bermasalah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Maret 2024Updated:27 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Neuralink, proyek tanam chip ke otak manusia dari Elon Musk dikabarkan bermasalah izinnya. Neuralink, yang pertama kali menguji perangkatnya pada monyet dan hewan lainnya, kini mulai menguji perangkat tersebut pada manusia.

    Perusahaan tersebut membuat chip otak yang memungkinkan pasien lumpuh mengendalikan komputer hanya dengan menggunakan pikiran mereka.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Bermasalahnya izin Neuralink diungkap melalui surat dari seorang anggota parlemen AS. Pejabat yang terlibat dalam kebijakan kesehatan itu bertanya kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) mengapa mereka tidak memeriksa Neuralink milik Elon Musk sebelum mengizinkan perusahaan implan otak tersebut menguji perangkatnya pada manusia.

    Menurut laporan Reuters, inspektur FDA menemukan masalah dengan pencatatan dan kontrol kualitas untuk percobaan hewan di Neuralink pada Juni lalu, kurang dari sebulan setelah perusahaan rintisan tersebut mengatakan mereka diizinkan untuk menguji implan otaknya pada manusia.

    Dalam sebuah surat kepada FDA, Perwakilan Demokrat AS Earl Blumenauer mengatakan, dia khawatir badan tersebut mengabaikan bukti tentang pelanggaran pengujian pada hewan yang telah diajukan setidaknya sejak 2019.

    Blumenauer juga mengutip laporan Reuters sejak akhir 2022 yang menggambarkan keluhan karyawan tentang “hack jobs” pada eksperimen hewan karena jadwal yang terburu-buru, sehingga menyebabkan penderitaan dan kematian.

    Karyawan juga khawatir kualitas data akan terganggu, organisasi media melaporkan pada saat itu. Dia meminta FDA untuk menjelaskan bagaimana mereka merekonsiliasi laporan penyimpangan tersebut dengan keputusannya untuk mengizinkan uji coba Neuralink pada manusia.

    “Dugaan kegagalan dalam mengikuti prosedur operasi standar ini berpotensi membahayakan kesejahteraan hewan dan membahayakan pengumpulan data untuk uji coba pada manusia,” tulis Blumenauer, dikutip dari Reuters, Rabu (27/3/2024).

    Mengenai surat tersebut, FDA mengatakan akan menanggapi langsung pertanyaan dari anggota parlemen. Badan tersebut juga mengatakan pihaknya secara rutin melakukan inspeksi setelah uji coba pada manusia disetujui.

    Selama melakukan pemeriksaan pada Neuralink, FDA menyatakan tidak menemukan pelanggaran yang akan mengganggu keamanan uji coba tersebut.

    Neuralink tidak segera menanggapi permintaan konfirmasi.

    Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa perusahaan perangkat telah menguji implan otak pada manusia, termasuk Synchron dan Blackrock Neurotech, yang keduanya telah menunjukkan kemampuan pasien untuk mengendalikan tindakan tertentu dengan pikiran mereka.



    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.