Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Mau Jual Twitter, Syaratnya Cuma Satu
    Insight News

    Elon Musk Mau Jual Twitter, Syaratnya Cuma Satu

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 April 2023Updated:14 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Baru setengah tahun Elon Musk mengakuisisi Twitter, kini ia sudah ada niat untuk menjualnya lagi.

    Musk mengaku terbuka untuk menjual Twitter, tetapi hanya jika dia yakin orang yang mengambil alih akan “mengejar kebenaran dengan penuh semangat”.

    Musk membuat pernyataan dalam wawancara BBC yang dilakukan di Twitter Spaces baru-baru ini.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia ditanya apakah dia akan menjual Twitter jika seseorang menawarinya US$44 miliar, jumlah yang ia bayar untuk membeli platform media sosial tersebut.

    Awalnya, Musk mengatakan dia akan menolak tawaran itu. Tapi kemudian dia menambahkan “Baiklah, saya mengambil kembali (tawaran) itu, tergantung siapa yang memberinya,”

    “Saya kira jika saya yakin mereka akan mengejar kebenaran dengan penuh semangat, maka saya akan dengan senang hati menyerahkan Twitter kepada orang lain,” kata Musk.

    “Saya tidak peduli dengan uang, sungguh, tetapi saya ingin memiliki sumber kebenaran yang dapat saya andalkan.”

    Dengan kata lain, Musk ingin memastikan Twitter tetap dengan kebijakan yang dia buat sejak mengambil alih perusahaan tersebut.

    Kebijakan yang dimaksud antara lain memprioritaskan kebebasan berbicara daripada moderasi konten.

    Reporter BBC James Clayton kemudian bertanya, “Jika Anda tidak peduli dengan uang, Anda bisa memberikannya kepada seseorang yang menurut Anda baik untuk menjalankan Twitter.”

    Namun, Musk membelokkan dan bertanya “Menurut Anda siapa itu?”

    Clayton kemudian berkata “Siapa yang bisa menjalankan Twitter? Sejujurnya, saya tidak tahu.”

    Musk kemudian menjawab “Ya, ini pekerjaan yang sulit.”

    Musk menjadi CEO Twitter sekitar Oktober tahun lalu. Ia lantas membuat banyak perubahan kontroversial, termasuk memberhentikan sebagian besar staf.

    Selama wawancara, Musk mengungkapkan Twitter hanya memiliki sekitar 1.500 staf, turun 80% dari 7.800 karyawan yang pernah dimiliki perusahaan.

    Musk berjanji untuk mundur sebagai CEO Twitter, kemungkinan pada akhir tahun. Namun selama wawancara BBC, dia mengungkapkan masih belum ada penerus. “Belum, mudah-mudahan suatu saat nanti,” katanya.




    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.