Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Diberi Deadline Akuisisi Twitter atau Kena Masalah
    Insight News

    Elon Musk Diberi Deadline Akuisisi Twitter atau Kena Masalah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Oktober 2022Updated:10 Oktober 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk didesak untuk menyelesaikan akuisisi Twitter secepatnya. Jika sampai 28 Oktober perjanjian tidak juga terjadi maka pemilik SpaceX dan Tesla itu akan tetap menghadapi persidangan.

    Musk yang sebelumnya membatalkan perjanjian pembelian US$44 miliar akhirnya menyatakan siap membeli Twitter. Namun dalam pengajuan dengan Delaware’s Court of Chancery, pihak Musk mengatakan Twitter harus membatalkan jadwal pengadilan yang dijadwalkan 17 Oktober 2022 untuk menyelesaikan akuisisi pada 28 Oktober 2022.

    “Mengherankan, mereka tetap ingin memproses litigasi, dengan ceroboh menempatkan kesepakatan dalam risiko dan perjudian dengan kepentingan pemegang saham mereka,” ungkap pengajuan tersebut dikutip dari CNBC Internasional, Senin (10/10/2022). Menurut Musk, pengadilan akan mengalihkan perhatian timnya untuk menutup kesepakatan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun menurut Twitter, Musk dan tim kuasa hukumnya tidak jujur karena beberapa hari sebelum jadwal persidangan, tiba-tiba menyatakan akan menutup kesepakatan. Twitter mengatakan pihak Musk seolah berkata ucapannya kali ini sungguh-sungguh agar dibebaskan dari tuduhan.

    “Usulan Musk merupakan undangan untuk kerusakan dan penundaan yang lebih lanjut,” kata pihak Twitter.

    Sebelum drama gugatan ini, rencananya pembelian Twitter akan didanai dari utang senilai US$12,5 miliar. Beberapa pihak yang setuju mengeluarkan uangnya adalah Morgan Stanley dan Bank of America.

    “Sejauh ini kemungkinan adalah utang mendanai kesepakatan yang ditutup dan atau sekitar 28 Oktober,” kata pengacara Musk. “Penasihat pihak pembiayaan utang menyarankan masing-masing klien mereka siap menghormati kewajibannya berdasarkan Surat Komitmen Utang Bank dengan syarat dan tunduh pada kepuasaan kondisi yang ditetapkan di dalamnya”.

    Sementara itu Twitter mendesak Musk harus mengatur kesepakatan ditutup pada hari Senin (10/10/2022) waktu setempat, tapi sebaliknya menolak ‘berkomitmen untuk setiap tanggal penutupan’.

    “Mereka meminta akhir yang terbuka, mengorbankan pemegang saham (yang berutang US$44 miliar ditambah bunga), sambil bebas untuk mengubah pikirannya atau menciptakan alasan baru menghindari kontrak ‘tanpa pengakuan tanggung jawab apapun dan tanpa mengesampingkan atau prasangka pada klaim dan pembelaan (mereka),” kata pengacara Twitter.

    Twitter juga menyatakan, perwakilan perusahaan yang tidak disebutkan namanya dari salah satu bank yang terlibat dalam kesepakatan disebut belum dikirimi pemberitahuan peminjaman dari Musk. Termasuk juga belum ada komunikasi Musk akan tetap melakukan pembelian.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Pegawai SpaceX Dipecat, Gara-gara Kritik Elon Musk?

    (npb/roy)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.