Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Bilang Orang Cerdas Terancam Punah, Ramal Nasib Manusia
    Insight News

    Elon Musk Bilang Orang Cerdas Terancam Punah, Ramal Nasib Manusia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Mei 2024Updated:14 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk memprediksi bahwa kecerdasan buatan (AI) akan segera melampaui kecerdasan manusia. Ketika hal itu sudah terjadi, Musk mengatakan, intelijen yang bersifat biologis akan kurang dari 1 persen.

    Miliarder di belakang SpaceX, Neurolink, dan Tesla, dan pemilik media sosial X itu, membuat komentar tersebht di atas panggung Konferensi Global tahunan ke-27 yang diselenggarakan oleh Milken Institute.

    Menjawab pertanyaan dari penonton tentang topik termasuk AI, Musk menjawab bahwa AI menjadi pertanyaan yang paling penting.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Persentase kecerdasan yang biologis tumbuh lebih kecil setiap bulannya. Akhirnya, persentase kecerdasan yang bersifat biologis akan kurang dari 1 persen”, kata Musk, dikutip dari EuroNews, Selasa (14/5/2024).

    Musk tidak bisa membayangkan berapa lama ini akan terjadi. Namun menurutnya, untuk saat ini, AI memiliki banyak kekurangan dan masih membutuhkan bantuan manusia, atau sebaliknya.

    “Kecerdasan biologis dapat berfungsi sebagai backstop, sebagai penyangga kecerdasan. Tapi dalam persentase, hampir semua intelijen akan digital,” kata Musk.

    Di atas panggung itu, ia juga berbicara soal perkembangan eksplorasi ruang angkasa, mengingat perannya dalam mendirikan dan memimpin SpaceX.

    “Kami ingin membuat fiksi ilmiah, bukan fiksi selamanya. Mari kita membuat kehidupan multi-planet dan peradaban luar angkasa, berada di luar sana di antara bintang-bintang”, ujar dia.

    Musk kemudian menambahkan bahwa ia menantikan program eksplorasi ruang angkasa yang “menginspirasi.”

    SpaceX mencapai kemajuan besar dalam beberapa tahun terakhir seperti memiliki pesawat ruang angkasa komersial pertama yang mengirimkan kargo ke ISS dengan kapsul Dragon pada tahun 2012.

    Pada tahun 2015, ia mengembangkan pendorong tahap pertama yang dapat dipulihkan untuk misi orbital yang dapat mengurangi biaya peluncuran dengan memungkinkan penggunaan kembali bagian roket yang berharga mahal tersebut.




    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.