Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Berani Cari Masalah dengan Tetangga RI
    Insight News

    Elon Musk Berani Cari Masalah dengan Tetangga RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 April 2024Updated:24 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemilik media sosial X, Elon Musk enggan menurunkan video penusukan uskup yang terjadi di Sydney beberapa waktu lalu. Padahal perintah take down telah dikeluarkan oleh pemerintah Australia pada platform yang dulunya bernama Twitter itu.

    Berdasarkan pernyataan perusahaan, unggahan video itu tidak melanggar kebijakan perusahaan soal ujaran kebencian. Lebih lanjut, X merasa pemerintah manapun tidak punya kekuataan mendikte konten yang diakses pengguna secara global.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Nampaknya juga tak ada rencana X untuk mematuhi perintah pemerintah Australia. Bahkan perusahaan berencana menggugat permintaan tersebut.

    Musk juga bereaksi keras terhadap permintaan tersebut. Dalam salah satu pernyataan, dia menyebut pemerintah Australia sebagai komisar yakni jabatan pemimpin badan pemerintah yang digunakan Uni Soviet.

    “Komisar sensor Australia meminta pemblokiran kontan secara global!” kata Musk.

    Perdana Menteri Australia Anthony Albanese buka suara soal peredaran video penusukan yang beredar masif di X. Dia merasa heran karena perusahaan memiliki tidak mengikuti permintaan pemerintahnya.

    Apa yang dilakukan X, menurutnya bukan lagi terkait kebebasan berekspresi. Dia juga menambahkan hanya perusahaan Musk yang menentang, berbeda dengan yang dilakukan media sosial lain.

    “Saya merasa sangat aneh bahwa X memilih tidak tunduk dan berusaha melawan,” katanya.

    Albanese menekankan semua hal yang mempromosikan sentimen negatif dapat berpotensi untuk memperkeruh suasana.

    Video yang beredar tersebut memperlihatkan pelaku penusukan berteriak menuding uskup menghina islam. Sementara itu, pelaku yang berusia 16 tahun telah ditangkap kepolisian setempat.



    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.