Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Beli Twitter Rp 668 T, Mau Disulap Jadi Super App
    Insight News

    Elon Musk Beli Twitter Rp 668 T, Mau Disulap Jadi Super App

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Oktober 2022Updated:7 Oktober 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sikap plin-plan Elon Musk dalam mengakuisisi Twitter bikin semua orang bingung. Orang terkaya di dunia itu akhirnya kembali melanjutkan rencana awalnya untuk membeli perusahaan media sosial itu seharga US$44 miliar atau setara Rp 688 triliun.

    Padahal sebelumnya Musk membatalkan proses akuisisi tersebut dengan berbagai macam alasan. Setelah mengumumkan jadi akuisisi, Musk menuliskan dalam akun Twitternya “Membeli Twitter adalah percepatan untuk menciptakan X, aplikasi segalanya.” kata dia.

    Konsep aplikasi segalanya, sering disebut sebagai aplikasi super atau super app, hal ini sangat populer di Asia dan perusahaan teknologi di seluruh dunia telah mencoba untuk menirunya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Apa itu Super Apps?

    Super app atau yang disebut Musk sebagai “aplikasi segalanya”, menawarkan serangkaian layanan untuk pengguna seperti perpesanan, jejaring sosial, pembayaran peer-to-peer, dan e-commerce.

    Aplikasi besar ini banyak digunakan di Asia karena pasar seluler sangat besar di wilayah tersebut, kata Scott Galloway, profesor pemasaran Universitas New York.

    Contoh super app yang sukses adalah WeChat yang berasal dari China. Aplikasi itu memiliki lebih dari 1 miliar pengguna bulanan dan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari di China.

    Pengguna dapat melakukan pemesanan mobil atau taksi, mengirim uang ke keluarga atau melakukan pembayaran di toko. Pada tahun 2018, beberapa kota di China mulai menguji WeChat untuk sistem identifikasi elektronik yang akan dikaitkan dengan akun pengguna, menurut South China Morning Post.

    Grab juga menjadi aplikasi super terkemuka di Asia Tenggara. Perusahaan berbasis di Singapura itu menawarkan layanan pesan-antar makanan, layanan transportasi online, pengiriman paket sesuai permintaan, serta layanan keuangan dan investasi.

    Mengapa Musk ingin membuat super app?

    Selama sesi tanya jawab dengan karyawan Twitter pada bulan Juni, Musk mencatat tidak ada yang setara dengan aplikasi super seperti WeChat di luar Asia.

    “Pada dasarnya Anda tinggal di WeChat di China,” katanya, seraya menambahkan bahwa dia melihat peluang untuk membuat aplikasi semacam itu, demikian dikutip dari Reuters, Kamis (6/10/2022)

    Menambahkan lebih banyak alat dan layanan ke Twitter juga dapat membantu Musk mencapai tujuan pertumbuhannya yang tinggi untuk perusahaan. Selama Q&A dengan karyawan, Musk mengatakan dia ingin Twitter tumbuh dari 237 juta penggunanya menjadi setidaknya 1 miliar.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Pegawai SpaceX Dipecat, Gara-gara Kritik Elon Musk?

    (roy/roy)


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.