Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dunia Gelap Kacau Balau! OJK Beberkan Nasib Pinjol di 2023
    Insight News

    Dunia Gelap Kacau Balau! OJK Beberkan Nasib Pinjol di 2023

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 November 2022Updated:16 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Tahun depan gelapnya proyeksi ekonomi juga akan berdampak pada pinjaman online (pinjol). Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pertumbuhan penyaluran dana fintech peer-to-peer (P2P lending) akan mengalami perlambatan.

    Direktur Pengaturan, Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Tris Yulianta menjelaskan akan ada jarak antara kebutuhan pendanaan untuk UMKM masih tinggi. Padahal UMKM adalah penopang ekonomi di Indonesia.

    Sementara itu tahun depan banyak pihak yang mengatakan tekanan pada ekonomi akan sangat tinggi. Dia melihat adanya perlambatan pada penyaluran dana P2P lending.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kalau penurunan sih enggak, tapi peningkatannya tidak secepat tahun ini. Tapi saya masih yakin tumbuh karena ini juga komitmen dari para pelaku untuk memberikan layanan,” kata Tris selepas 4th Indonesia Fintech Summit 2022, Kamis (10/11/2022).

    Dengan adanya prospek ekonomi di masa depan, Tris mengatakan lender fintech P2P lending akan lebih selektif menyalurkan modal. Ini yang akan membuat pertumbuhan penyaluran dana menjadi lebih lambat.

    Sementara itu, dia mengatakan OJK memperjuangkan platform dapat lebih efisien. Dengan begitu akan meringankan dan efisien bagi masyarakat.

    “Untuk masyarakat kita yang bermasalah, kreditnya bermasalah, bagaimana lender melakukan restrukturisasi dan lain-lain,” kata Tris. “Tapi kami tetap optimis fintech masih bisa survive bahkan bisa berkontribusi untuk menghadapi tekanan ekonomi di tahun 2023”.

    Fintech diminta tidak hanya menyalurkan dana. Namun menurutnya dapat memberikan pendampingan untuk para debitur.

    “Bagaimana membantu ke depannya seperti itu sehingga bisa memperkuat atau menghadapi tantangan tahun 2023 yang tekanannya tinggi, ada yang bilang ekonominya gelap dan lain-lain,” tegasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Bos Rupiah Cepat Beberkan Dampak Positif POJK Baru ke Fintech

    (npb)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.