Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Donald Trump Ditelpon CEO Facebook Berkali-kali, Isinya Tak Terduga
    Insight News

    Donald Trump Ditelpon CEO Facebook Berkali-kali, Isinya Tak Terduga

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Agustus 2024Updated:5 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Donald Trump blak-blakan mendapat telpon berkali-kali dari CEO Meta (Facebook, Instagram, WhatsApp) Mark Zuckerberg. Hal ini cukup mengejutkan, sebab Zuckerberg selama ini dikenal sebagai sosok yang vokal menentang kandidat presiden asal Republik tersebut.

    Dalam interview bersama Fox, Trump mengatakan belakangan ini kerap menerima telpon berisi permintaan maaf dari Zuckerbeg. Pasalnya, sistem Meta AI sempat menyatakan upaya pembunuhan Trump tak terjadi.

    Trump sempat murak di Truth Social, yakni platform miliknya sendiri. Ia mengatakan Meta dan Google melakukan kecurangan epmilu dengan membungkam informasi terkait penembakannya.

    Permintaan maaf Zuckerberg agaknya melunakkan ketegangan antara dirinya dan Trump. Selama ini, Trump kerap menyndir Meta dan para petingginya.

    “Saya percaya dengan Zuckerberg. Ia menelpon saya berkali-kali. Mereka [Meta] berupaya memperbaiki diri. Zuckerberg tak akan bertindak seperti 5 tahun lalu dengan uang US$500 juta miliknya,” kata Trump melalui akun Trump, dikutip dari TheVerge, Senin (5/8/2024).

    Uang US$500 juta yang disebut Trump sepertinya keliru. Hal itu merujuk pada donasi yang diberikan Zuckerberg dan istrinya Priscilla Chan untuk Joe Biden pada pemilu 2020 lalu. Nilainya yang benar adalah US$400 juta.

    Zuckerberg dan istrinya kala itu tak mendonasikannya langsung ke Biden, melainkan dua organisasi nonprofit yang memberikan hibah kepada pemerintah negara bagian dan lokal untuk membantu mereka membiayai administrasi pemilu 2020.

    Lebih lanjut, Trump mengumbar Zuckerberg memuji reaksinya ketika ditembak. Untuk itu, Zuckerberg berjanji tak akan mendukung Demokrat pada pemilu tahun ini karena rasa hormatnya pada Trump.

    “Dia [Zuckerberg] menelpon saya setelah insiden penembakan. Ia mengatakan saya sangat berani. Lalu dia berjanji tak akan mendukung Demokrat karena ia menghormati apa yang saya lakukan pada hari itu [penembakan],” Trump menjelaskan.

    Ketika diminta konfirmasi, juru bicara Meta Dani Lever memberikan rujukan di X oleh Communications Head Meta Andy Stone. Dalam postingan itu, disebutkan Zuckerberg belum mendukung kandidat manapun dalam pemilu.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Waspada Pembobolan, Keamanan Data digital Jadi Urgensi Industri





    Next Article



    CEO Facebook Turun Tangan Kirim Email ke Karyawan Google, Ini Isinya



    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.