Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dihantui Resesi Global, Penjualan iPhone 14 Bakal Suram?
    Insight News

    Dihantui Resesi Global, Penjualan iPhone 14 Bakal Suram?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Juli 2022Updated:16 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Apple mengklaim penjualan iPhone 14 akan lebih baik dari iPhone 13 meskipun pasar smartphone global sedang mengalami penurunan.

    Ini merupakan laporan dari Sina Technology News dengan mengutip sumber anonim, dikutip Jumat (15/7/2022). Dalam laporan itu dinyatakan Apple telah memberitahu pada pemasoknya bahwa penjualan awal iPhone 14 akan lebih tinggi dari iPhone 13.

    Dalam laporan tersebut, dinyatakan Apple telah memulai produksi uji coba iPhone 14 dan berencana memproduksi iPhone terbaru itu pada bulan Agustus sebelum diperkenalkan pada September 2022.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ekspektasi ini sesuai dengan prediksi analis Wall Street yang menyatakan penjualan iPhone Apple bisa lebih baik daripada pemain smartphone lainnya jika ekonomi jatuh ke jurang resesi.

    Alasan para analis, Apple menjual smartphone kelas atas dan inflasi karena makanan dan bahan bakar akan berdampak lebih kecil kepada basis pengguna Apple yang kebanyakan orang berduit.

    Meskipun ada tanda-tanda penurunan permintaan smartphone secara umum, penjualan iPhone tetap kuat di bulan Juli, ungkap dua orang sumber yang dekat dengan rantai pasok iPhone.

    Namun laporan ini bertolak belakang dengan keyakinan manajemen Apple. CNBC International melaporkan inflasi yang tinggi di Amerika Serikat (AS) menjadi ancaman bagi bisnis Apple.

    Apple dilaporkan menghadapi peningkatan biaya logistik global dan kenaikan gaji karyawan. Belum lagi kemungkinan konsumen menunda upgrade iPhone karena daya beli yang menurun.Apple juga menghadapi kendala pasokan terkait dengan lockdown di China.

    “Dari sudut pandang inflasi, kami melihat inflasi,” kata CEO Apple Tim Cook kepada investor pada paparan kinerja keuangan perusahaan pada April lalu.

    Sebelumnya, Counterpoint Research memprediksi pengiriman smartphone tahun ini akan turun 3% dibandingkan tahun lalu menjadi 1,36 miliar unit. Faktor utama penurunan ini adalah pelemahan pertumbuhan ekonomi global karena Covid-19 di China dan ketidakpastian perang Rusia dan Ukraina.

    Menurut laporan IDC, pada kuartal I-2022 pengiriman iPhone mencapai 56,6 juta unit dan menguasai 18% pangsa pasar global. Angka ini naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu, di mana pengiriman iPhone mencapai 55,3 juta unit dengan menguasai 16% pangsa pasar.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Sempat Tertunda, Produksi iPhone 13 Dilanjutkan di Pabrik Ini

    (roy/roy)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.