Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dihantam Samsung, Xiaomi Makin Agresif Lakukan Ini
    Insight News

    Dihantam Samsung, Xiaomi Makin Agresif Lakukan Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Juli 2023Updated:17 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bisnis Xiaomi menjadi salah satu yang paling terpukul di tengah lesunya pasar HP global. Untuk itu, raksasa China tersebut bakal ganti strategi penjualan.

    Setelah bertahun-tahun lebih mengandalkan penjualan via online dan e-commerce, Xiaomi akan lebih kencang membangun jaringan ritel offline, dikutip dari Reuters, Senin (17/7/2023).

    Setidaknya strategi itu akan dilancarkan di India yang memiliki 600 juta pengguna smartphone dan merupakan pasar penting bagi Xiaomi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut Presiden Xiaomi di India, strategi menggenjot penjualan offline penting untuk mengejar ketinggalan setelah ‘dihantam’ Samsung. Saat ini, Samsung memegang 20% pangsa pasar, sementara Xiaomi hanya 16%.

    “Kami selama ini lebih banyak berjualan di online ketimbang offline,” kata Head of Xiaomi India, Muralikrishnan B.

    “Offline adalah tempat bagi pabrikan HP yang sudah memiliki market share besar,” ia menambahkan.

    Sebagai informasi, penjualan HP Xiaomi via e-commerce seperti Amazon dan Flipkart di India selama ini tumbuh pesat. Namun, seiring lesunya pasar, penjualan dari online tak bisa lagi jadi tumpuan utama.

    Saat ini hanya 34% penjualan Xiaomi India yang berasal dari toko ritel. Penjualan online masih dominan, dikutip dari firma riset Counterpoint.

    Hal tersebut berbeda dengan Samsung yang 57% penjualannya datang dari ritel offline dan sisanya dari online.

    “Offline adalah platform kunci karena India mulai mengarah ke tren produk premium,” kata analis Counterpoint.

    Xiaomi berencana mengekspansi jaringan toko ritelnya dari yang saat ini berjumlah 18.000 di India. Pabrikan tersebut juga akan turut menjajakan produk lain di jaringan ritelnya, seperti televisi dan kamera keamanan.



    Artikel Selanjutnya


    Gen Z Ogah Beli HP Android, Masa Depan Ponsel China Terancam

    (fab/fab)


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.