Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dicecar DPR, Menkominfo Ungkap Nasib Starlink Tahun Depan
    Insight News

    Dicecar DPR, Menkominfo Ungkap Nasib Starlink Tahun Depan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Juni 2024Updated:11 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Berbagai isu terkait Starlink jadi salah satu yang dibicarakan dalam rapat Komisi I bersama Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi, Senin (11/6/2024). Termasuk aturan yang harus dipenuhi layanan berbasis satelit itu saat beroperasi di Indonesia.

    Budi memastikan Starlink telah memenuhi aturan yang berlaku. Khususnya Network Operation Center yang ditekankan harus ada di dalam negeri dan kewajiban membayar pajak.

    “Jadi equal playing field kita ciptakan, termasuk pajak, karena dalam berbagai kesempatan saya selalu tekankan, pertama, NOCĀ [Network Operation Center] harus di Indonesia,” kata dia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Izin terkait NOC keluar April lalu. Budi Arie menjanjikan pihaknya akan terus melakukan monitoring terkait semua aturan yang harus dipenuhi.

    Bahkan dia tak segan mengancam Starlink jika tak patuh dengan aturan Indonesia. Layanan milik pengusaha dan miliarder Elon Musk itu bisa “diusir” dari Indonesia jika tak patuh dengan aturan.

    “Dan kami terus berupaya melakukan pengawasan dan pengendalian, jadi mereka bisa bilang NOC sudah ada, kita cek. Izinnya baru April, jadi nanti kita terus monitoring dan kita evaluasi karena izin ISR labuh itu per tahun,” ungkap dia.

    “Jadi kalau tahun depan dia enggak comply dengan kebijakan-kebijakan kita ya Wassalamualaikum, goodbye,” imbuh Budi Arie.

    Budi Arie juga menjawab isu pemerintah memberikan perlakuan khusus bagi Starlink untuk beroperasi di Indonesia. Dia menegaskan pemerintah tak melakukannya dan memberikan perlakuan yang setara.

    Dalam kesempatan itu, dia juga mengatakan tak perlu khawatir Starlink akan merebut pasar Indonesia. Dari data yang dia dapatkan, pangsa pasar Starlink di negara lain tak menyentuh 1%.

    “Enggak usah khawatir Starlink. Karena data terakhir Starlink itu di Amerika Serikat cuma 0,2% dari market share di Amerika, di Kanada cuma setengah persen, di Australia juga setengah persen dan di Selandia Baru cuma 0,8% pengguna Starlink Selandia Baru,” tuturnya.




    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.