Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Diam-diam iPhone Gerogoti Pasar Smartphone Android
    Insight News

    Diam-diam iPhone Gerogoti Pasar Smartphone Android

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 April 2022Updated:25 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Android buatan Google masih menjadi sistem operasi (OS) yang menguasai pasar smartphone dunia. Namun pasarnya terus digerogoti iPhone.

    Menurut data Statista, pasar smartphone Android menurun dalam lima tahun terakhir. Bila pada 2017, pangsa pasarnya mencapai 77,32% pada Januari 2022 turun menjadi 69,74%.

    Adapun pangsa pasar iOS milik Apple iPhone terus meningkat. Dari 19,4% pada 2017 menjadi 25,4% pada Januari 2022. Pangsa pasar terbesar iOS terjadi pada Desember 2021 yang mencapai 29,24%, dikutip dari Statista, Senin (25/4/2022).

    Selain Android dan iOS, sistem operasi lain yang tersedia adalah KaiOS yang dikembangkan oleh Nokia berbasis platform Linux, Windows Phone (Windows), dan Tizen (Samsung). Namun ketiganya tak berkembang pesat.

    Salah satu penyebab meningkatnya pengguna iOS adalah pertumbuhan besar Apple di negara berkembang berkat iPhone murah atau iPhone SE.

    Google Android dan iOS Apple diluncurkan pada 2007 silam. Kedua rutin meluncurkan pembaruan untuk menambal kerentanan yang terjadi pada smartphone atau menawarkan fitur baru untuk meningkatkan kemudahan dalam berkomunikasi dari pengguna.

    Penjualan smartphone meningkat pesar karena dampak dari revolusi layar sentuh smartphone pada 2010. Penjualannya meningkat drastis dari 139 juta unit pada 2008 menjadi 1,54 miliar pada 2021.

    Apple, Samsung, dan Xiaomi cukup adaptif para revolusi layar sentuh yang membuat perusahaan ini berjaya. Adapun Blackberry dan Nokia termasuk vendor smartphone yang kalah karena tak responsif menanggapi perusahaan.

    Fokus Nokia pada spesifikasi hardware ketimbang software menjadi salah satu alasan penjualan bersih perusahaan turun 30 miliar euro dalam tiga tahun.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.