Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Data Bocor, Jasa Marga Pastikan Bukan Data Pelanggan
    Insight News

    Data Bocor, Jasa Marga Pastikan Bukan Data Pelanggan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Agustus 2022Updated:25 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Jasa Marga buka suara terkait informasi kebocoran data di perusahaan tersebut. Menurut Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, data yang tersebar tidak berkaitan dengan data pelanggan.

    “Menanggapi dugaan kebocoran sejumlah data anak usaha Jasa Marga di bidang pengoperasian jalan tol, PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), dapat kami sampaikan bahwa data dimaksud adalah data internal dan administrasi yang ada di aplikasi PT JMTO serta dipastikan tidak berkaitan dengan data pelanggan,” kata Lisye dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (25/8/2022).

    Dia mengatakan PT JMTO telah menonaktifkan server yang terdampak serangan itu. Selain juga melakukan recovery dan memindahkan data pada server yang lebih aman.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Celah keamanan juga telah ditutup oleh pihak Jasa Marga. “PT JMTO saat ini telah menonaktifkan server yang terdampak serangan dan melakukan recovery atas data tersebut serta memindahkan sistem ke server yang lebih aman. PT JMTO juga telah menutup celah kerentanan keamanan aplikasi,” jelasnya.

    Jasa Marga juga telah menjalin kerja sama dengan pihak kompeten. Ini dilakukan untuk asesmen keamanan siber pada sistem PT JMTO. Selain itu, Lisye menyatakan Jasa Marga akan melakukan evaluasi dan meningkatkan sistem keamanan siber di perusahaan.

    “Jasa Marga akan terus mengevaluasi serta terus meningkatkan sistem keamanan siber Jasa Marga Group, tidak hanya untuk internal namun juga kepada stakeholder eksternal,” kata Lisye.

    Sebelumnya tersiar kabar jika data Jasa Marga bocor. Ini terungkap dari laman breach.to yang menyebutkan kebocoran mencakup 252 GB data, coding dan dokumen pada 5 server. Para hacker mengklaim kebocoran data termasuk pengguna, karyawan, perusahaan dan data keuangan.

    Kejadian ini juga hanya berselang beberapa hari setelah dugaan kebocoran data yang terjadi di dua perusahaan sekaligus, yakni PLN dan juga Indihome.


    Artikel Selanjutnya


    Diksusi Internal TikTok Bocor, Sobat Donald Trump Raih Untung

    (npb/roy)


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.