Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China Balas Dendam Usai Diblokir AS Terus-menerus
    Insight News

    China Balas Dendam Usai Diblokir AS Terus-menerus

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Oktober 2024Updated:17 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Perang teknologi antara Amerika Serikat (AS) dan China masih terus berlanjut dan makin panas. Serangan blokir bertubi-tubi dari AS terhadap teknologi China agaknya dibalas dengan perlakuan serupa.

    Asosiasi Keamanan Siber China (CSAC) pada pekan ini mengajukan penyelidikan terhadap produk-produk chip buatan Intel di China. Produk-produk Intel yang merupakan perusahaan asal AS dinilai terus-terusan membahayakan keamanan nasional.

    CSAC merupakan kelompok industri, bukan lembaga pemerintah. Kendati demikian, CSAC memiliki kedekatan dengan pemerintah.

    Pengajuan penyelidikan untuk Intel dipublikasikan CSAC melalui akun WeChat. Selanjutnya, pengajuan itu diharapkan akan ditindaklanjuti oleh Lembaga Keamanan Siber China (CAC) yang merupakan badan pemerintah.

    “Sangat kami rekomendasikan pengkajian terhadap produk-produk Intel yang dijual di China, untuk memastikan keamanan nasional tetap terjaga dan melindungi kepentingan masyarakat China,” kata CSAC, dikutip dari Reuters, Kamis (17/10/2024).

    Menanggapi hal ini, Intel China mengatakan akan berkoordinasi dengan otoritas setempat dan meluruskan polemik yang terjadi.

    “Kami akan menjaga komunikasi dengan otoritas yang relevan, menjelaskan soal berbagai kekhawatiran, dan meyakinkan tentang komitmen kami untuk menjaga keamanan dan kualitas produk,” kata Intel China di akun WeChat resminya.

    Sebagai informasi, penyelidikan regulator China bisa berdampak besar bagi bisnis Intel. Pasalnya, negara tersebut menyumbang seperempat pendapatan total perusahaan pada tahun lalu.

    Sebelumnya, CAC juga pernah mengeluarkan pelarangan bagi operator lokal yang mengerjakan infrastruktur kunci di China untuk membeli produk buatan produsen chip asal AS, Micron Technology.

    Sementara itu, AS sudah beberapa kali mengeluarkan kebijakan yang membatasi akses China terhadap chip dan alat pembuat chip buatan negaranya dan sekutu.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Infrastruktur Telekomunikasi Era Jokowi Bantu Desa Jadi Smart Village





    Next Article



    Taktik China Makin Licin Melawan Blokir Joe Biden, Ini Buktinya



    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.