Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cara Unik Astronaut Muslim Makan Madu di Luar Angkasa
    Insight News

    Cara Unik Astronaut Muslim Makan Madu di Luar Angkasa

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 September 2023Updated:9 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Astronot muslim asal Uni Emirat Arab (UEA) Sultan Al Neyadi, membagikan video di X (sebelumnya Twitter) cara ia membuat sandwich dengan selai madu di Luar Angkasa Internasional Stasiun (ISS).

    Dalam video yang diunggah, terlihat madu yang dipencet keluar dari botol berbentuk bulat seperti bola. Madu juga tidak tumpah karena nol gravitasi di ISS. Madu tersebut membentuk bulat dengan sendirinya sebelum “menempel” pada sepotong roti. Bahkan bentuknya tetap sama bulat ketika sudah ada di atas roti tersebut.

    “Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana bentuk madu di luar angkasa? Saya masih memiliki sisa madu Emirat yang saya nikmati dari waktu ke waktu. Madu memiliki banyak manfaat, terutama bagi kesehatan para astronot,” tulis Neyadi dalam akun X nya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menariknya, roti yang digunakan bukan roti yang biasa kita gunakan di Bumi, sebab roti tersebut tidak diperbolehkan dalam misi luar angkasa karena dapat menghasilkan remah-remah.

    Selain itu, semua jenis cairan, termasuk cairan madu, memiliki kecenderungan untuk membentuk bola jika tidak ada gaya gravitasi, demikian dikutip dari Indian Express, Jumat (8/9/2023).

    Tanpa pengaruh gravitasi, salah satu gaya utama yang bekerja pada madu adalah tegangan permukaannya. Seperti namanya, tegangan permukaan mengacu pada tegangan permukaan suatu cairan yang disebabkan oleh gaya tarik-menarik molekulnya sendiri.

    Ketegangan permukaan memaksa cairan untuk meminimalkan luas permukaan yang bersentuhan dengan “fase” lain, yang dalam hal ini adalah udara di stasiun luar angkasa. Bentuk yang mempunyai luas permukaan terkecil untuk volume zat cair tertentu adalah bola

    [Gambas:Twitter]


    Artikel Selanjutnya


    Foto Haji dari Luar Angkasa, Astronaut Berpesan ke Warga Bumi

    (dem)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.