Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cara Baru Dapat Penghasilan di TikTok, Google Makin Ditinggal
    Insight News

    Cara Baru Dapat Penghasilan di TikTok, Google Makin Ditinggal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Maret 2024Updated:20 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – TikTok punya cara baru untuk memonetisasi konten bagi kreator. Metriknya simpel, dengan melihat seberapa sesuai konten kreator dengan pencarian pengguna di dalam platformnya.

    Metrik itu merupakan salah satu dari empat elemen yang diperhitungkan TikTok untuk menentukan pembayaran pada konten seseorang. Ini terdapat dalam program monetisasi baru platform bernama ‘Creator Rewards’.

    Metrik yang dimaksud memiliki fungsi seperti search engine optimization (SEO) yang populer digunakan oleh mesin pencari Google. SEO merupakan riset keyword yang memungkinkan publisher atau pengguna membuat konten sesuai dengan hasil pencarian.

    TikTok memiliki tool yang hampir mirip. Tool baru itu disebut sebagai ‘Creator Search Insight’ atau Wawasan Pencarian Pembuat Konten.

    TikTok akan memberikan semacam ide video untuk para pembuat konten. Dengan begitu, mereka bisa menyesuaikan konten yang diminati oleh pengguna lainnya.

    “Pembuat konten bisa mencari inspirasi untuk konten mereka, menyesuaikan strategi kreatif untuk memenuhi minat pemirsa dan membuat konten yang ingin dilihat lebih banyak orang,” jelas TikTok, dikutip dari The Verge, Rabu (20/3/2024).

    Upaya baru ini, The Verge mencatat menjadi cara TikTok memantapkan diri sebagai mesin pencari. Google yang diketahui sebagai raksasa mesin pencari mulai tergantikan dengan keberadaan TikTok.

    Dilaporkan lebih banyak pengguna khususnya anak muda menggunakan TikTok untuk mencari sesuatu dari platform berbagi video itu. Ini terungkap dalam laporan Adobe bulan Januari lalu.

    Laporan itu mengatakan lima orang di AS menggunakan TikTok sebagai mesin pencarian. Sementara satu dari 10 Gen Z menggunakan TikTok dibandingkan Google.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.