Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Bunda, Ini Cara Deteksi & Cegah Speech Delay Pada Anak
    Inspiring You

    Bunda, Ini Cara Deteksi & Cegah Speech Delay Pada Anak

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman22 Juni 2023Updated:22 Juni 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Berbicara merupakan sebuah fase penting dalam tumbuh kembang anak. Meski demikian, kemampuan berbicara yang dimiliki oleh seorang anak tidak selalu sama dengan anak yang lain.

    Terdapat kasus di mana seorang anak kesulitan untuk menyampaikan apa yang diinginkannya dalam bentuk lisan walaupun sudah menginjak usia hampir dua tahun.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Spesialis Neurologi Anak, Prof.Dr.dr Irawan, M, Sp. A (K) mengatakan bahwa speech delay atau keterlambatan bicara pada anak bisa dikenali sejak dini. Ini dimulai pada usia dua bulan di mana anak bereaksi terhadap ekspresi orang di sekitarnya.

    “Sebenarnya bisa di deteksi sejak awal. Misal pada bayi umur 2 bulan apabila tidak merespons interaksi dengan orang tua harus diwaspadai. Ini artinya ada sesuatu yang harus diwaspadai,” katanya seperti dikutip dari Youtube Ngobrol Bareng RSCM, Kamis (22/6/2023).

    Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pada bayi 8 bulan cobalah panggil nama anak Anda dan perhatikan responnya. Biasanya pada anak yang normal jika dipanggil akan menengok.

    Lalu pada bayi berusia 18 bulan seharusnya sudah bisa mengucapkan 20 kata yang jelas dan bisa dimengerti semua orang. Ini menjadi rambu-rambu orang tua apakah ada keterlambatan atau tidak pada si anak dalam berbicara.

    Adapun anak yang tidak bisa bicara umumnya disebabkan oleh kondisi gangguan pada pendengaran, autisme, gangguan pada otak, dan gangguan pada organ mulut yang membuat anak sulit melafalkan kata-kata.

    Untuk mengetahui penyebab anak tidak bisa bicara dengan lancar, Anda perlu membawanya ke dokter anak agar segera mendapat penanganan.

    Cara mencegah speech delay
    Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua agar anak terhindar dari kondisi speech delay. Salah satunya adalah dengan menjaga kondisi kandungan selama fase kehamilan agar jangan sampai sang ibu stres selama mengandung serta memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi.

    Sementara itu, ada juga beberapa metode yang dapat digunakan untuk menangani masalah keterlambatan bicara pada anak.

    Orang tua bisa memberikan stimulasi. Misal, apabila anak meminta sesuatu sebaiknya orang tua jangan langsung memberikan keinginan sang anak tapi ajarkan anak untuk mengeluarkan kata-kata terlebih dahulu.

    “Stimulasi anak setiap bangun dan akan tidur dengan mengajarkan ucapan bagian tubuh dan ajaklah anak bernyanyi. Terapkan stimulasi motorik halus, sering merangsang anak tapi dengan tidak menyentuh. Kurangi screen time atau gadget, pastikan pada anak-anak dibatasi hanya 1 jam saja,” paparnya.

    “Gunakan stimulasi motorik halus yakni dengan mengajarkan merobek kertas, memegang beras, dan menggambar. Cara pencegahan keterlambatan bicara pada anak yakni jangan berikan stimulasi anak dengan gadget atau televisi tanpa pendampingan,” ungkapnya.



    Artikel Selanjutnya


    Anak Paris Hilton Lahir Lewat Metode Surogasi, Apa Itu?

    (Sumber: CNBC.com )


    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.