Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Buat Hamas-Israel Kian Parah, CEO TikTok Punya Waktu 1×24 Jam
    Insight News

    Buat Hamas-Israel Kian Parah, CEO TikTok Punya Waktu 1×24 Jam

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Oktober 2023Updated:13 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Setelah Mark Zuckerberg dan Elon Musk, giliran CEO TikTok Shou Zi Chew yang menerima surat peringatan dari Eropa. TikTok punya waktu 1 x 24 jam untuk merespons tudingan Eropa soal penyebaran berita bohong dan provokatif tentang perang Hamas-Israel di platformnya.

    Komisioner Eropa Thierry Breton merilis surat yang ia kirim ke CEO TikTok Shou Zi Chew pada Kamis (11/10/2023) waktu setempat. Dalam surat tersebut, ia menyatakan bahwa pihaknya menemukan indikasi penggunaan TikTok untuk membagikan konten ilegal dan disinformasi terkait perang Hamas vs Israel.

    TikTok, tegasknya, harus bertindak “cepat, tekun, dan objektif” dalam menghapus berita bohong di platformnya, apalagi banyak warga usia muda menggunakan TikTok sebagai sumber berita.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Pertama, karena platform Anda sangat banyak digunakan oleh anak dan remaja, Anda punya kewajiban untuk melindungi mereka dari konten kekerasan yang menggambarkan penculikan dan video lain yang beredar di platform Anda, tanpa sistem pengaman yang pantas,” kata Bretton dalam suratnya seperti dikutip oleh CNBC International.

    Menurut Undang-Undang Layanan Digital Uni Eropa yang baru diterbitkan, TikTok harus memonitor dan menghapus konten ilegal seperti konten teroris atau ujaran kebencian. TikTok juga harus membeberkan protokol monitor dan penghapusan mereka.

    Jika gagal taat atas regulasi tersebut, Uni Eropa mengancam denda senilai 6 persen dari pendapatan tahunan perusahaan.

    Breton meminta TikTok untuk berupaya lebih keras dan menghubungi penegak hukum. Ia juga meminta Chew, sang CEO, untuk merespons suratnya dalam 24 jam.

    Sebelumnya, Breton telah mengirimkan surat bernada sama kepada Mark Zuckerberg dan Elon Musk. Elon Musk adalah pemilik X yang dulu bernama Twitter, sedangkan Zuckerberg adalah CEO Meta, perusahaan induk dari WhatsApp, Facebook, dan Instagram.



    Artikel Selanjutnya


    Polisi Gerebek Kantor Pusat Twitter Saat Pergantian Logo X

    (dem/dem)


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.