Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»BPOM Bocorkan Peluang Vaksin Covid-19 untuk Balita
    Insight News

    BPOM Bocorkan Peluang Vaksin Covid-19 untuk Balita

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Agustus 2022Updated:30 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kepala Badan POM, Penny Lukito menyebutkan Sinovac tengah berproses emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 di atas 3 tahun. Peruntukannya adalah vaksin primer atau dua dosis primer.

    “Saat ini sedang berproses vaksin untuk anak dari Sinovac primer untuk di atas tiga tahun. Sedang dalam proses,” kata Penny, dalam rapat dengan Komisi IX di DPR RI, Selasa (30/8/2022).

    Sebagai informasi sejumlah vaksin sudah digunakan, baik untuk primer maupun booster untuk anak. Vaksin yang disetujui untuk primer adalah CoronaVac/Sinovac (anak 6 tahun ke atas), Cominarty/Pfizer (anak 12 tahun ke atas), dan Covovax (12 tahun ke atas).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sementara itu pada vaksin booster anak baru ada untuk vaksin Cominarty/Pfizer bagi usia 16-18 tahun. Dengan penggunaannya penguat berdasarkan homolog.

    Indonesia diketahui juga sedang mengembangkan vaksin buatan dalam negeri. Pertama, adalah vaksin BUMN dari Bio Farma dan Baylor College of Medicine, yang disebut Indovac dan Merah Putih (Universitas Airlangga dan PT Biotis Pharmaceutical Indonesia) yakni Inavac.

    Kedua, vaksin tersebut juga sedang melakukan pengajuan protokol uji klinik vaksin Covid-19 dalam negeri untuk anak.

    “Untuk vaksin dalam negeri, Inavac dan Indovac sedang dalam proses pengajuan protokol uji klinik vaksin untuk anak. Perlu kehati-hatian untuk vaksin anak,” jelasnya.

    Sementara itu dua vaksin tersebut saat ini sudah masuk uji klinis ketiga. Penny berharap bulan September mendatang, baik Indovac dan Inavac telah bisa mengantongi EUA dari BPOM.

    “Dalam pengembangannya sedang masuk uji klinis fase III, ini sedang dalam proses. Harapannya September ini sudah bisa keluarkan emergency use authorization,” kata Penny.

    “Kedua vaksin menyusulkan segera uji klinik booster. Badan POM melakukan pendampingan”.


    Artikel Selanjutnya


    Luhut: Sejak Jadi Syarat Mudik, Vaksinasi Booster Naik Tinggi

    (dem)


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.