Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos Kripto Terra LUNA Diseret Investor Ritel ke Meja Hijau
    Insight News

    Bos Kripto Terra LUNA Diseret Investor Ritel ke Meja Hijau

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Mei 2022Updated:21 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pendiri dan CEO Terraform Labs, Do Kwon, diseret ke meja hijau. LKB & Partners, salah satu firma hukum terkemuka di Korea Selatan, telah memutuskan untuk menuntut Do Kwon setelah kejadian runtuhnya TerraUSD (UST) minggu lalu.

    LKB akan mengajukan kasus terhadap Kwon, seorang warga negara Korea Selatan, atas nama investor ritel ke Badan Kepolisian Metropolitan Seoul, menurut sebuah laporan di surat kabar Munhwa Ilbo.

    Beberapa karyawan LKB juga bergabung dalam kasus ini karena mereka kehilangan uang dalam runtuhnya UST, kata laporan itu, dikutip dari The Blockcrypto, Kamis (19/5/2022)

    “Ada investor terkait di dalam firma hukum, dan kami akan mengajukan keluhan terhadap Kwon di Unit Investigasi Keuangan Badan Kepolisian Metropolitan Seoul,” Kim Hyeon-Kwon, partner di LKB.

    Selain mengajukan pengaduan polisi, LKB juga telah memutuskan untuk mengajukan perintah lampiran sementara dari properti Kwon untuk menyitanya di Kantor Kejaksaan Distrik Seoul Selatan.

    Sebuah laporan terpisah dari kantor berita lokal Yonhap mengatakan LKB juga mempertimbangkan untuk menuntut Daniel Shin, pendiri Terra lainnya.

    Stablecoin algoritmik UST dilaporkan turun tajam pekan lalu ke level di bawah 10 sen, jauh dari target harga US$1.

    Token asli Terra, Luna, juga anjlok dan saat ini diperdagangkan dengan harga sepersekian sen dan kehilangan hampir semua nilainya.

    Ledakan UST dan Luna telah menyebabkan kerugian puluhan miliar dolar bagi para investor, baik ritel maupun institusional. Regulator keuangan Korea, Komisi Layanan Keuangan (FSC) dan Layanan Pengawas Keuangan (FSS), dilaporkan telah meluncurkan inspeksi darurat ke bursa kripto lokal untuk meningkatkan perlindungan investor.

    Setelah kekacauan UST, tim hukum internal Terraform telah meninggalkan perusahaan, The Block melaporkan. Perusahaan yang berbasis di Singapura telah beralih ke penasihat luar untuk membantu masalah hukum.

    Sementara itu, Terraform berharap untuk mengubah situasi. Kwon telah mempromosikan rencana untuk melakukan forking Terra untuk membuat blockchain baru , tetapi komunitas pengelolanya tampaknya menentang gagasan tersebut.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Kripto Terra Luna Anjlok 98%, Ternyata Ini Biang Keroknya

    (Intan Rakhmayanti Dewi/dem)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.