Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos ChatGPT Dipecat Sampai Balik Lagi, Ini Cerita Lengkapnya
    Insight News

    Bos ChatGPT Dipecat Sampai Balik Lagi, Ini Cerita Lengkapnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 Desember 2023Updated:30 Desember 2023Tidak ada komentar4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sam Altman menghadapi tahun yang cukup berliku pada 2023 ini. Dari yang banyak dibicarakan karena produk chatbotnya, ChatGPT sangat populer hingga tiba-tiba dipecat oleh perusahaannya sendiri.

    Pemecatan itu terjadi pada November lalu. Drama lengsernya Altman hingga kembali menjadi bos OpenAI menjadi salah satu berita terpopuler CNBC Indonesia selama tahun 2023.

    Pengumuman pemecatan itu dibuat dewan direksi OpenAI pada pertengahan November lalu. Mereka memecat Sam Altman serta pendiri perusahaan lainnya Greg Brockman dari kursi ketua dewan direksi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dewan Direksi beralasan pemecatan karena Altman tidak jujur pada mereka. Saat itu tidak dijelaskan apa yang disembunyikan.

    “Kepergian tuan Altman terkait proses peninjauan yang disengaja oleh dewan, yang menyimpulkan dia tidak secara konsisten jujur dalam komunikasi dengan dewan, jadi menghambat kemampuan dewan melaksanakan tanggung jawabnya,” tulis pernyataan Dewan Direksi perusahaan, dikutip dari The Guardian.

    Mira Murati yang merupakan CTO OpenAI menjadi pengganti Altman. Pria 38 tahun itu juga buka suara soal pemecatannya.

    “Saya menyukai waktu saya di OpenAI. Ini merupakan masa transformatif untuk saya pribadi dan semoga dunia sedikit berubah. Paling sayang sukai adalah bekerja dengan orang-orang berbakat. Akan berbicara lebih banyak soal apa yang terjadi nanti,” kata Altman.

    Bukan hanya Altman, Brockman mengunggah pernyataannya sudah tak lagi menjabat sebagai ketua Dewan OpenAI. Dia menambahkan dirinya dan Altman dipanggil terpisah soal pemecatan tersebut dalam sebuah pertemuan di Google Meet.

    Dalam pertemuan dewan, Brockman diberitahu telah dikeluarkan dari dewan direksi. “Sejauh yang kami tahu, tim manajemen baru mengetahui hal ini tidak lama, selain Mira yang sudah mengetahuinya malam sebelumnya,” kata Brockman.

    Proyek terminator

    Pemecatan itu kabarnya mengejutkan banyak karyawan OpenAI. Beberapa pegawai dilaporkan mengetahui Altman tak lagi menjadi bos perusahaan lewat pengumuman internal dan blog perusahaan untuk publik.

    Sementara itu spekulasi alasan pemecatan juga ikut terdengar. Laporan Reuters menyebutkan pemecatan terkait peringatan para peneliti soal penemuan bahaya yang dikhawatirkan bisa menimbulkan konsekuensi ke depan.

    Sebuah proyek bernama Q* (Q-Star) memang tengah dikembangkan secara internal di OpenAI. Proyek itu disebut jadi terobosan dalam kecerdasan umum buatan (artificial general intelligence atau AGI).

    OpenAI menyebut AGI sebagai sistem otonom yang bisa melampaui kemampuan manusia saat melakukan tugas dengan nilai ekonomi. Namun Presiden Microsoft Brad Smith membantah adanya terobosan tersebut.

    “Sama sekali tidak ada kemungkinan bahwa Anda akan melihat apa yang disebut AGI, di mana komputer lebih kuat daripada manusia, dalam 12 bulan ke depan. Ini akan memakan waktu bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun, tapi saya masih memikirkan waktu untuk melakukannya. fokus pada keselamatan sekarang,” katanya, dikutip dari Reuters.

    Soal temuan penelitian jadi faktor pemecatan Altman, Smith membantahnya. Dia hanya mengatakan adanya perbedaan pendapat antara dewan direksi dengan pihak lain mengenai pengamanan pada sistem AGI.

    “Yang benar-benar kami butuhkan adalah rem pengaman. Sama seperti Anda memiliki pengaman di dalam lift, pemutus arus listrik, rem darurat untuk bus. Harus ada pengaman di sistem AI yang mengontrol infrastruktur penting, sehingga infrastruktur tersebut selalu berada di bawah kendali manusia.” ujar Smith.

    Altman Kembali Jadi Bos ChatGPT

    Namun pemecatan itu tak bertahan lama. Altman kembali ke kursi CEO Open AI lima hari setelah pengumuman pelengserannya itu.

    OpenAI juga mengonfirmasi kembalinya Altman. Selain itu perusahaan melakukan perombakan besar-besaran pada Dewan Komisarisnya.

    Mantan kepala eksekutif Salesforce Bret Taylor, mantan Menteri Keuangan AS Larry Summers, dan pendiri Quora Adam D’Angelo tercatat jadi bagian dari Dewan Komisaris baru OpenAI. Taylor didapuk menjadi ketua Dewan.

    Tak lama setelah itu, Altman bercerita soal drama pemecatannya. iPhone miliknya disebut error parah setelah pengumuman tersebut.

    Banyaknya pesan dan notifikasi membuat ponselnya berhenti berfungsi. Pesan yang masuk bukan memberikan rasa simpati, Phone Arena melaporkan banyak pihak yang ingin menggaet Altman untuk bekerja sama usai meninggalkan OpenAI.

    “Ponsel saya tidak bisa digunakan karena notifikasi yang tidak berhenti. iMessage melakukannya saat berhenti berfungsi untuk sementara waktu, lalu menandai semuanya telah dibaca,” ujar Altman.


    Artikel Selanjutnya


    Baru Dipecat Sehari, Bos ChatGPT Diminta Investor Kembali

    (npb)


    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.