Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bisnis Samsung Anjlok, Laba Diprediksi Merosot Sampai 96%
    Insight News

    Bisnis Samsung Anjlok, Laba Diprediksi Merosot Sampai 96%

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Juli 2023Updated:7 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pendapatan Samsung kemungkinan akan mengalami penurunan drastis pada periode April-Juni 2023. Raksasa teknologi Korea Selatan itu memperkirakan profitnya ambles 96%.

    Laba produsen seri Galaxy tersebut diperkirakan menjadi 600 miliar won (Rp 6,9 triliun) dalam 3 bulan terakhir. Angka itu menurun dari 14,1 triliun won (Rp 163,5 triliun) tahun sebelumnya, dikutip Reuters, Jumat (7/7/2023).

    Reuters mencatat guncangan pada kinerja bisnis Samsung diakibatkan pasokan chip yang berlebihan. Masalah tersebut mendorong kerugian besar pada bisnis utamanya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Prediksi pendapatan Samsung akan jadi yang terendah selama 14 tahun terakhir. Pada 2009 lalu, Samsung tercatat memiliki laba 590 miliar won (Rp 6,8 triliun).

    Kerugian sebelumnya juga terjadi pada Samsung pada tiga bulan pertama 2023. Bulan Januari hingga Maret, kerugiannya mencapai 4,58 triliun won (Rp 53,1 triliun).

    Hal tersebut terjadi karena harga chip memori terus mengalami penurunan. Selain itu juga ada masalah pada pemangkasan nilai inventaris.

    Penurunan chip sudah terjadi sejak tahun lalu. Diperkirakan pada kuartal tiga akan mencapai titik terendah, namun harganya diprediksi pulih pada kuartal empat mendatang.

    Kepala penelitian Hyundai Motor Securities, Greg Roh, memprediksi kenaikan dua digit tiap kuartal kemungkinan baru akan mulai pada paruh kedua tahun depan.

    “Tidak seperti pesaingnya, [Samsung] diperkirakan mempertahankan investasi pada chip memori di tahun ini. Hal tersebut akan terbayar pada peningkatan dominasi pasar tahun 2025,” jelas Roh.


    Artikel Selanjutnya


    Video; Samsung Lirik Bing, Mau Berpaling Dari Google?

    (npb/npb)


    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.