Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bisnis Apple Anjlok, Bos Besar Sebut Indonesia! Ada Apa?
    Insight News

    Bisnis Apple Anjlok, Bos Besar Sebut Indonesia! Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Mei 2023Updated:20 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bisnis Apple anjlok sepanjang 2022. Hal tersebut diakui CEO Apple, Tim Cook, dalam pengumuman kinerja bisnisnya pada Februari 2023.

    “Situasi yang menantang membuat pendapatan Appe turun 5% secara tahun-ke-tahun (YoY),” kata dia di hadapan para analis, dikutip dari The Motley Fool, Sabtu (20/5/2023).

    Kendati begitu, Cook sesumbar pendapatannya di beberapa negara terpantau naik. Salah satunya di Indonesia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kami mencetak rekor pendapatan di beberapa negara, termasuk Kanada, Indonesia, Meksiko, Spanyol, Turki, Brasil, dan India,” ia menuturkan.

    Pada periode yang berakhir Desember 2022, Apple mengantongi pendapatan sebesar US$ 117,2 miliar.

    Dari segi penjualan iPhone, Cook mengatakan terjadi waktu tunggu lebih lama untuk dua seri teranyarnya, iPhone 14 Pro dan Pro Max. Keduanya sempat mengalami ‘kelangkaan’ selama puncak musim belanja liburan.

    Masalah pasokan, dikombinasikan dengan konsumen yang sangat berhati-hati dalam berbelanja di tengah prospek ekonomi yang tidak pasti, menyebabkan penurunan pendapatan iPhone sebesar 8%.

    “Saat ini produksi sudah kembali seperti semula. Namun, faktor makroekonomi yang menantang, perang di Eropa Timur, serta pandemi, turut berdampak pada bisnis Apple,” kata Cook.

    Untuk lini laptop Mac juga mengalami penurunan sebanyak 29%.

    Pendapatan Apple di China turun 7,3% menjadi US$23,9 miliar. Di Jepang, raksasa teknologi ini juga mengalami penurunan pendapatan 5% menjadi US$6,8 miliar. Secara keseluruhan di Asia Pasifik, pendapatan Apple juga anjlok 2,8% menjadi US$ 9,5 miliar.




    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.