Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Besok TV Analog Kalimantan Selatan Mati, Ini Wilayahnya
    Insight News

    Besok TV Analog Kalimantan Selatan Mati, Ini Wilayahnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Maret 2023Updated:19 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Masyarakat Kalimantan Selatan tidak akan bisa lagi menyaksikan siaran TV analog per besok. Dijadwalkan peralihan ke TV digital akan dilakukan pada Senin (20/3/2023) pukul 24:00 waktu setempat.

    Direktur Penyiaran Ditjen PPI Kementerian Kominfo, Geryantika Kurnia menjelaskan jadwal tersebut berdasarkan koordinasi dengan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah daerah, lembaga penyiaran, dan stakeholder, serta capaian distribusi set-top-box (STB) pada keluarga miskin.

    “Berdasarkan koordinasi dengan Pemda, Lembaga Penyiaran dan stakeholder serta berdasarkan capaian distribusi STB untuk keluarga miskin tanggal 18 Maret 2023 telah disepakati untuk memprioritaskan analog switch off (ASO) pada 20 Maret 2023 pukul 24.00 waktu setempat di wilayah Kalimantan Selatan 1 (Kota Banjarmasin dan 4 Kabupaten/Kota sekitarnya),” kata Gery kepada CNBC Indonesia, Minggu (19/3/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Terdapat lima wilayah di Kalimantan Selatan-1 yang terdampak program Analog Switch Off (ASO) besok. Berikut daftarnya:

    1. Kota Banjarmasin
    2. Kota Banjarbaru
    3. Kabupaten Banjar
    4. Kabupaten Barito Kuala
    5. Kabupaten Tanah Laut

    Program ASO juga membagikan STB gratis pada masyarakat miskin. Dari data yang didapatkan CNBC Indonesia, distribusi perangkat tersebut per 20 Maret di Kalimantan Selatan mencapai 95%.

    Sementara itu bagi masyarakat non-miskin diminta untuk segera membeli STB jika perangkat TV yang dimiliki belum mendukung siaran digital. Imbauan ini menurut Gery agar tidak terjadi antrean pembelian saat siaran analog sudah tidak ada lagi nantinya.

    “Supaya tidak terjadi antrian pembelian STB pada saat siaran analog di hentikan di lokasi-lokasi tersebut,” jelas Gery.



    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.