Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Belinya Ngutang, Elon Musk Bilang Twitter Bisa Bangkrut
    Insight News

    Belinya Ngutang, Elon Musk Bilang Twitter Bisa Bangkrut

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 November 2022Updated:13 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemilik baru Twitter Elon Musk tidak menutup kemungkinan platform media sosial tersebut bangkrut.

    Miliarder itu mengatakan kepada karyawan Twitter melalui sambungan telepon bahwa dia tidak dapat mengesampingkan kebangkrutan. Bloomberg News melaporkan, dua minggu setelah membelinya seharga US$44 miliar, kesepakatan itu menurut pakar kredit telah membuat keuangan Twitter dalam posisi genting.

    Dalam pertemuan pertamanya dengan semua karyawan di Twitter pada Kamis sore (10/11), Musk memperingatkan bahwa perusahaan mungkin kehilangan miliaran dolar tahun depan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Twitter tidak menanggapi permintaan komentar tentang potensi kebangkrutan, demikian dikutip dari Reuters, Jumat (11/11/2022).

    Belum lagi Twitter ditinggal oleh beberapa petingginya, seperti dua eksekutif, Yoel Roth dan Robin Wheeler, yang dikabarkan telah mengundurkan diri.

    Sebelumnya, Kepala Petugas Keamanan Twitter Lea Kissner mentweet bahwa dia juga telah berhenti dari posisinya di Twitter.

    Chief Privacy Officer Damien Kieran dan Chief Compliance Officer Marianne Fogarty juga mengundurkan diri, menurut pesan internal yang diposting ke sistem pesan Slack Twitter oleh seorang pengacara di tim privasinya dan dilihat oleh Reuters.

    Komisi Perdagangan Federal AS mengatakan sedang mengawasi Twitter dengan “keprihatinan yang mendalam” setelah ketiga karyawan di bagian privasi dan kepatuhan mereka berhenti.

    Pengunduran diri ini berpotensi menempatkan Twitter pada risiko melanggar perintah peraturan.

    Musk mengatakan perusahaan itu kehilangan lebih dari US$4 juta sehari, sebagian besar karena pengiklan mulai melarikan diri begitu dia mengambil alih.

    Musk telah membebani Twitter dengan utang US$ 13 miliar, di mana ia menghadapi pembayaran bunga dengan total hampir US$ 1,2 miliar dalam 12 bulan ke depan.

    Pembayaran melebihi arus kas Twitter yang baru-baru ini diungkapkan, yang berjumlah US$ 1,1 miliar pada akhir Juni.

    Musk mengumumkan rencana untuk memangkas setengah tenaga kerjanya minggu lalu. Ia pun berjanji untuk menghentikan akun palsu dan mengenakan biaya US$8 per bulan untuk layanan Twitter Blue yang akan mencakup verifikasi centang biru.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Batal Beli, Twitter Dihantui Ancaman PHK

    (dem)


    High Technology Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.