Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Beda sama Anies, Bos Startup: Mobil Listrik Harus Banyak
    Insight News

    Beda sama Anies, Bos Startup: Mobil Listrik Harus Banyak

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Mei 2023Updated:12 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Penggunaan kendaraan listrik di Jakarta belum banyak dan akhirnya belum berdampak pada kualitas udara. Hal tersebut diungkap Co-Founder & Chief Growth Officer NAFAS Indonesia, Piotr Jakubowski.

    Dia membandingkan dengan kota Shenzhen, China. Di sana penggunaan kendaraan listrik seperti bus sudah lebih masif.

    “Misalnya di kota Shenzen, semua bus dan taksi sudah elektrik. Jumlah busnya lebih dari 30 ribu dan elektrik,” jelasnya, dalam Profit CNBC Indonesia, Kamis (11/5/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Piotr melanjutkan, “kalau kita sudah masuk ke angka seperti itu mungkin sudah bisa melihat apakah kualitas udara membaik atau enggak”.

    Dukung Mobil Listrik Lebih Murah

    Selain itu, dia juga mendorong harga mobil dan motor listrik yang lebih murah. Dengan harga yang terjangkau, masyarakat bisa memilih pilihan dibandingkan dengan kendaraan biasa.

    “Salah satu hal penting adalah mobil dan motor listrik lebih affordable. Salah satu pernah saya sebutkan, mobil listrik bisa ada seharga avanza bakal semua yang beli Avanza sudah ada pilihan. Apakah mereka akan beralih? itu pertanyaan yang lain,” kata Piotr.

    Sebelumnya, calon presiden RI, Anies Baswedan mengkritik soal kendaraan listrik di Tanah Air. Yakni terkait subsidi yang dinilainya tidak tepat sasaran.

    Menurutnya, masyarakat yang mendapatkan subsidi tersebut merupakan golongan mampu dan tidak butuh subsidi. Anies juga mencontohkan pengalamnannya sebagai Gubernur DKI Jakarta, di mana subsidi yang tidak tepat sasaran membuat kemacetan di jalanan semakin bertambah.

    “Ditambah lagi pengalaman kami di Jakarta, ketika kendaraan pribadi berbasis listrik dia tidak menggantikan mobil yang ada di garasinya, dia akan menambah mobil di jalanan menambah kemacetan di jalanan,” kata Anies.




    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.