Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Baru Tahu, Investor Fintech Syariah RI dari AS hingga Inggris
    Insight News

    Baru Tahu, Investor Fintech Syariah RI dari AS hingga Inggris

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Maret 2023Updated:16 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Fintech syariah mendapatkan investor yang beragam. Bukan hanya berasal dari negara Muslim namun juga ada yang non-Muslim.

    Dima Djani, Group CEO Alami, menjelaskan investornya berasal dari banyak negara termasuk Timur Tengah hingga Amerika Serikat. Perusahaannya juga membuka kesempatan siapa saja untuk berinvestasi asalkan mengerti kaidah dan tertarik untuk masuk ke industri.

    “Investor kita juga mix ada yang Muslim ada yang non-Muslim. Asal setuju dengan prinsip. Kita ada investor dari negara-negara timur tengah, ada regional Asia dan bahkan 1 fund investment dari AS,” kata Dima dalam program Profit CNBC Indonesia, Rabu (15/3/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurutnya, fakta ini membuktikan banyak investor global yang mengenal pasar yang mungkin tidak terlihat namun sangat besar.

    Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) juga mencatat ada beberapa penyaluran yang dilakukan dari negara non-Muslim. Salah satunya berasal dari Inggris, ungkap Ketua Umum AFSI, Ronald Yusuf Wijaya.

    Terbukanya kesempatan investasi dari berbagai kalangan, Ronald mengatakan karena syariah merupakan konsep universal. Di negara lain, konsep yang sama juga telah ada dan disebut sebagai responsible financing.

    “Syariah konsep yang universal. Mungkin terminologi kita mengenal dengan konsep syariah tapi di negara berkembang secara ekonomi maju mungkin mengenalnya dengan istilah responsible financing…Nilai-nilai tersebut sudah ada di syariah financing,” jelasnya.

    Menurut Ronald, negara lain yang menyalurkan pembiayaan lewat fintech syariah karena sudah melihat dampak sosialnya pada sektor riil. Hal inilah yang cocok dengan apa yang mereka cari.

    “Syariah bukan bagi untung saja tapi bagi risiko, juga negara yang literate melihat syariah itu sangat relevan dengan yang mereka cari,” ungkap Ronald.



    Techno for life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.