Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bapak AI China Musuh Joe Biden Meninggal Dunia
    Insight News

    Bapak AI China Musuh Joe Biden Meninggal Dunia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Desember 2023Updated:19 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pendiri SenseTime Group, Tang Xiaooi, meninggal dunia pada akhir pekan lalu. SenseTime merupakan salah satu perusahaan teknologi kecerdasan buatan (AI) terbesar di China.

    Tang sendiri merupakan profesor di Chinese University of Hong Kong. Ia awalnya mendirikan perusahaan software yang kemudian terkenal karena banyaknya permintaan teknologi pemindai wajah (facial recognition) di China.

    SenseTime mengumumkan Tang meninggal tanpa merinci penyakit yang diderita dan usai tokoh legendaris tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Saat ini, kami menyampaikan belasungkawa sebesar-besarnya terhadap keluarga Profesor Tang,” kata pernyataan resmi perusahaan melalui akun WeChat, dikutip dari Reuters, Senin (18/12/2023).

    “Pelajaran, kerja keras, dan kegigihan Profesor Tang yang tanpa batas pada dunia sains akan selalu menginspirasi kami semua untuk terus maju,” tertulis dalam pernyataan duka cita tersebut.

    Pasca pengumuman tersebut, saham SenseTime anjlok 18,25% pada Senin hari ini, dikutip dari CNBC International.

    Nilai saham SenseTime yang terdaftar di bursa Hong Kong turun menjadi HKD 1,03. Angka itu adalah yang terendah dalam catatan sejarah perushaan, menurut data LSEG.

    Secara kumulatif, saham perusahaan AI tersebut turun 50% secara tahun-ke-tahun. Sebagai informasi, SenseTime selama ini dikenal sebagai pengembang software AI untuk beragam platform, khususnya di sektor pengumpulan konten dan facial recognition.

    Sejak 2019 lalu, SenseTime masuk dalam daftar hitam sanksi Amerika Serikat (AS). Artinya, perusahaan tak bisa melakukan transaksi bisnis dengan industri di Negeri Paman Sam.

    AS menuduh SenseTime memiliki keterkaitan dengan kejahatan hak manusia di Xinjiang.

    Tang mendirikan SenseTime pada 2014 silam dan berhasil membawa perusahaan melantai ke bursa Hong Kong pada 2021 lalu.

    Selain pendiri SenseTime, Tang juga merupakan direktur di Pujian Laboratory, direktur di Shanghai AI Lab, dan profesor di Chinese University of Hong Kong.

    SenseTime menobatkan Tang sebagai figur legendaris di dunia AI China dan menyebutnya sebgaia sosok yang memiliki pengetahuan luas, pragmatis, dan inovatif.



    Artikel Selanjutnya


    Joe Biden Ngegas, Blokir Total ke China Dipercepat

    (fab/fab)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.