Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bandar Kripto Bangkrut Borong Rumah Mewah Rp 1,9 T di Bahama
    Insight News

    Bandar Kripto Bangkrut Borong Rumah Mewah Rp 1,9 T di Bahama

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 November 2022Updated:24 November 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pendiri FTX Sam Bankman-Fried dan orang tuanya serta para eksekutif senior di bursa kripto yang bangkrut itu, dilaporkan membeli setidaknya 19 properti di Bahama senilai hampir US$ 121 juta atau sekitar Rp 1,9 triliun. Properti itu dibeli selama dua tahun terakhir.

    Secara terpisah, pengacara FTX mengatakan bahwa salah satu unit perusahaan menghabiskan US$ 300 juta di Bahama untuk membeli rumah dan properti liburan untuk staf seniornya. FTX pun disebut berjalan sebagai kekuasaan pribadi Bankman-Fried.

    Mengutip Reuters, Rabu (23/11/2022), mereka mayoritas membeli rumah mewah di tepi pantai, termasuk tujuh kondominium di komunitas resor mahal bernama Albany, dengan harga hampir US$ 72 juta.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Foto: Sam Bankman-Field. (Dok: AP Photo/Matt York)

    Akta menunjukkan properti ini, yang dibeli oleh salah satu unit FTX, akan digunakan sebagai tempat tinggal personel kunci perusahaan. Namun Reuters tidak bisa menentukan siapa yang tinggal di apartemen tersebut.

    Sementara dokumen untuk properti lain dengan akses pantai di Old Fort Bay, menunjukkan orang tua Bankman-Fried, profesor hukum Universitas Stanford Joseph Bankman dan Barbara Fried, sebagai penandatangan.

    Properti itu, menurut salah satu dokumen bertanggal 15 Juni 2022 digunakan sebagai rumah liburan. Ketika ditanya Reuters mengapa pasangan itu memutuskan membeli rumah peristirahatan di Bahama dan cara pembayarannya, apakah secara tunai, KPR atau oleh pihak ketiga seperti FTX, juru bicaranya hanya mengatakan mereka telah mencoba mengembalikan properti itu ke FTX.

    “Sejak sebelum proses kepailitan, Tuan Bankman dan Nyonya Fried telah berusaha mengembalikan akta tersebut ke perusahaan dan sedang menunggu instruksi lebih lanjut,” kata juru bicara tersebut. Ia menolak menjelaskan lebih lanjut.




    Pemandangan pintu masuk Old Fort Bay, sebuah komunitas berpagar yang dulunya merupakan rumah bagi benteng kolonial Inggris yang dibangun pada tahun 1700-an untuk melindungi dari bajak laut, di New Providence, Bahama, 18 November 2022. (REUTERS/Koh Gui Qing)Foto: Pemandangan pintu masuk Old Fort Bay, sebuah komunitas berpagar yang dulunya merupakan rumah bagi benteng kolonial Inggris yang dibangun pada tahun 1700-an untuk melindungi dari bajak laut, di New Providence, Bahama, 18 November 2022. (REUTERS/Koh Gui Qing)

    Meskipun diketahui bahwa FTX dan karyawannya membeli real estat di Bahama, tempat ia mendirikan kantor pusatnya pada September tahun lalu, catatan properti yang dilihat oleh Reuters menunjukkan untuk pertama kalinya skala pembelian mereka dan tujuan penggunaan sebagian dari real estat.

    FTX, yang mengajukan kebangkrutan awal bulan ini setelah penarikan pelanggan yang terburu-buru, tidak menanggapi permintaan komentar. Bankman-Fried tidak menanggapi permintaan komentar.

    Bankman-Fried mengatakan kepada Reuters bahwa dia tinggal di sebuah rumah bersama sembilan rekan lainnya. Untuk karyawan, FTX menyediakan makanan gratis dan layanan “mirip Uber in-house” di sekitar pulau.

    Runtuhnya FTX, salah satu pertukaran mata uang kripto terbesar di dunia, telah menyebabkan sekitar 1 juta kreditor menghadapi kerugian dengan total miliaran dolar.

    Reuters telah melaporkan Bankman-Fried diam-diam menggunakan US$ 10 miliar dana nasabah FTX untuk menopang bisnis trading kriptonya, dan setidaknya US$1 miliar dari simpanan tersebut telah lenyap.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Investor Kripto Lagi Ngeri-ngeri Sedap Nih, Ada Apa Gerangan?

    (dem)


    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.